PENGARUH KOMUKASI ORGANISASI DAN JOB INSECURITY TERHADAP INTENSI TURNOVER
DOI:
https://doi.org/10.52657/jiem.v7i02.1204Abstract
Turnover Intentions adalah keinginan berpindah karyawan dari suatu perusahaan menuju perusahaan lainnya. Turnover intentions adalah perasaan yang timbul dari diri seorang karyawan karena kondisi yang saling bertentangan dengan keinginan karyawan untuk tetap tinggal di perusahaan tempat ia bekerja. Dalam kondisi yang serba global seperti saat ini, turnover intentions harus bisa dihindari oleh oleh karyawan maupun perusahaan untuk menjaga harmonisasi hubungan antara keduanya. Oleh karena itu, diperlukan berbagai cara untuk menghindari hal tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat menimbulkan karyawan terdorong untuk melakukan niat berpindah ke perusahaan lainnya, yaitu dengan cara menelaah lebih jauh tentang akibat dari variabel komitmen organisasi dan job insecurity untuk mempengaruhi keinginan berpindah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai suatu bentuk pengolahan dan mengendalikan tingkat turnover dan turnover intentions yang tepat agar kondisi di dalam perusahaan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dalam bekerja.
Penelitian ini dilaksanakan di Bintang Balongkuring Hotel dengan menyebarkan kuisioner pada 60 orang responden dengan pertanyaan yang diajukan terkait dengan variabel komitmen organisasi dan job insecurity yang diduga akan mempengaruhi turnover intentions karyawan di Hotel Kabupaten Pringsewu Lampung . Variabel Komitmen organisasi terbagi menjadi tiga indikator, yakni: 1) a sense of belonging to the organization (Rasa ikut memiliki terhadap organisasi); 2) a sense of excitement in the job (Perasaan bergairah / gembira terhadap pekerjaan) dan 3) keyakinan Terhadap Manajemen. Sedangkan variabel job insecurity dibagi menjadi dua indikator, yakni: 1) the threat of job loss itself (ancaman akankehilangan pekerjaan itu sendiri) dan 2) the threat of losing certain dimensions of the job (ancaman akan hilangnya dimensi dari pekerjaan itu). Dari kedua variabel dan beberapa indikatornya tersebut diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran yang bermanfaat untuk meneliti seberapa jauh turnover intentions yang ada pada perusahaan jasa hotel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel komitmen organisasi secara parsial tidak memiliki pengaruh terhadap turnover intentions begitu juga dengan job insecurity yang secara parsial tidak memiliki pengaruh terhadap turnover intentions. Kemudian dengan diuji secara simultan menghasilkan bahwa kedua variabel yakni komitmen organisasi dan job insecurity terbukti bahwa keduanya tidak memiliki pengaruh terhadap turnover intentions. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa ada beberapa variabel lain seperti indikator dari kepuasan, jenjang karir, kenaikan gaji dan lain sebagainya yang membuat variabel komitmen organisasi dan job insecurity tidak dapat mempengaruhi turnover intentions yang ada pada karyawan di Hotel Kabupaten Pringsewu Lampung .
Kata Kunci: Job insecurity, turnover intentions.
References
Akanegara. “Perkembangan perusahaan jasa di Indonesia.†http://blog.uad.ac.id/akanegara/2011/04/01. (diakses tanggal 13 Juli 2011)
Ameen, E.C, Jackson. C, Pasewark. WR, Strawser J, “An Empirical Investigation of The Predictorss and Consequences of Job Insecurity on The Turnover Intentions of Academic Accountansâ€, Issues in Accounting Education, Vol 10 Issue 1, pp 65-79. 1995.
Armstrong, Michael.1999. The Art of HRD: Human Resource Management (Vol 2) London: Crest Publishing House.
Anis K, Indah, M. Noor Ardiansah & Sutapa, 2003, Pengaruh Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasional Terhadap Keinginan Berpindah Kerja Auditor (Studi Kasus pada KAP di Jawa Tengah), Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Vol.4 No.2, Juli, pp. 141-152.
Arikunto, S. 2006. Prosedur penelitian : Suatu Praktek. PT. Rineka Cipta: Jakarta.
Ashford, S., Lee, C., & Bobko, P. (1989). Content, Causes, and consequences of job insecurity: A theory-based measure and substantive test. Academy of Management Journal,32(4),803-829.
Carrel, Michael L. 1982. Personal Management of Human Recourses. Ohio : Charles E. Merril Publishing Company.
Chruden, Herbert J. 1992. Personel Management. Cicinnati : South Western Publishing.
Dessler, Gary. 1998. Manajemen Sumber Daya Manusia terjemahan. PT. Prenhallindo: Jakarta.
Greenhalgh,L.&Z.Rosenblatt. 1984. â€Job Insecurity: Towards Conseptual Clarityâ€, Academy of Management Review, 9(3):438-448.
Gujarati, Damodar N. 2006. Essential Of Econometrics. Erlangga: Surabaya.
Hair, J.R., Joseph F., Rolph E.Anderson, Ronald L Tatham, William C. Black, 1998, Multivariate Data Analysis, Edisi kelima, Prentice Hall International Inc.
Harnoto. 2002. Manajemen sumber daya manusia (2nd ed.). Jakarta: PT. Prehalindo
Hellgren, J., M. Sverke dam K. Isaksson. 1999. “A Two-dimensional approach to job insecurity: Concequences for employee attitudes and well-beingâ€, European Journal of work and Organizational Psychology, 8 (2): 179-195.
Hellriegel & Slocum. (2004). Organizational Behavioral. Transcontinental Interglobe: Canada
Hermawan, Asep. 2005. Paradigma Kuantitatif. PT Grasindo: Jakarta.
Jewell, L.N. and Siegall, Marc., Contemporary Industrial/Organizational Psychology, West Publishing Company, 1990.
J.J Griffin dan J. F Mahon. 1997. Business and Society. Administrative Science Quarterly 48 (2003), h. 258-305.
Kansil, C.S T dan Christina ST. Kansil, 2001. Hukum Perusahaan Indonesia (Aspek Hukum dalam Ekonomi ) Bagian I. Jakarta: Pradnya Paramita.
Kurniasari, L. 2004. â€Pengaruh Komitmen Organisasi dan Job insecurity Karyawan Terhadap Intensi Turnoverâ€, Tesis S2 Tidak Dipublikasikan Universitas Airlangga Surabaya.
Luthans, Fred 1998, Organizational Behavior : Personality and Attitudes, Eight Edition, Mc Graw Hill International Edition
Mathieu, J.E., & Zajac D.M 1990, A Review and Meta Analysis of The Antecedents, Correlates and Consequences of Organizational Commitment, Psychological Bulletin.
Meyer, J.P., & N.J Allen. 1997. Commitment in The workplace. USA: Sage Publications.
Mobley W.H., Griffeth R.W., Hand H. H and Meglino B. M., 1979, Review and Conceptual Analysis of Employee Turnover Process, Psychological Bulletin.
Nitisemito, AS. 1999. Manajemen Personalia Manajemen Sumber Daya Manusia. Ghala Indonesia: Jakarta.
Novliadi, F. 2007. Intensi Turnover ditinjau dari Budaya Perusahaan dan Kepuasan Kerja. Laporan Penelitian. Medan: Universitas SumateraUtara Repository.
Nugroho, Bhuono Agung, 2005. Strategi Jitu Memilih Metode Statistik Penelitian dengan SPSS. Andi Offset: Yogyakarta.


