ANALISIS PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF, BATITA BEBAS STUNTING

Authors

  • Revinel Revinel Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Fatimah Fatimah Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Siti Nurhasiyah Jamil Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Nur Nadila Khoiriyah Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.52657/jik.v12i2.2076

Keywords:

ASI Eksklusif, batita, stunting

Abstract

Analisis Pemberian Asi Eksklusif, Batita Bebas Stunting. Persentase pemberian ASI eksklusif pada bayi berusia 0 – 6 bulan sebesar 71,58% tahun 2020, adanya perbaikan dari tahun sebelumnya sebesar 69,62%, sedangkan di daerah DKI Jakarta memberikan ASI Eksklusif sebesar 65,63%, di bawah cakupan nasional. Air Susu Ibu (ASI) sangat berperan dalam pemenuhan asupan gizi yang cukup terhadap tumbuh kembang anak, sehingga anak terhindar dari malnutrisi dan stunting. Tujuan penelitian ini menganalisis pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian batita bebas Stunting di Puskesmas Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat. Penelitian menggunakan pendekatan cross sectional dengan desain kohort retrospektif, melakukan pengamatan ke belakang. Informasi pemberian ASI Ekskluif diperoleh dari observasi atau wawancara terstruktur, stunting tetapkan dengan antropometri terstandar. Hasil penelitian dari 101 batita, yang mendapatkan ASI Eksklusif sebesar 63 (62,4%), prevalensi stunting pada anak batita 12 (11,8%). Dari 12 batita mengalami stunting 8 (66,7%) yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif, dan stunting mendapatkan ASI Eksklusif 4(33,3%). Analisis bivariat menggunakan chi-square dengan nilai p=0,03 (p>0,05) ada hubungan signifikan pemberian ASI ekaklusif secara optimal dampak terhadap kejadian Stunting pada Batita

References

Ahmed, K. Y., Agho, K. E., Page, A., Arora, A., Ogbo, F. A., & (GloMACH), G. M. and C. H. R. C. (2021). Mapping Geographical Differences and Examining the Determinants of Childhood Stunting in Ethiopia: A Bayesian Geostatistical Analysis. Nutrients, 13(6), 2104.

Amalia, A. E., Daracantika, A., Fikriyah, D., Nurmarastri, D., Fitria, F., Hakeem, H., Khampa, N., Harianja, R., & Besral, B. (2021). Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Ibu terhadap ASI Eksklusif di Kabupaten Bogor. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat (Pengmaskesmas), 1(1).

Badan Litbangkes Kemenkes R.I. (2021). Buku Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tingkat nasional, Provinsi dan Kabupaten/KKota tahun 2021:. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951-952.,pp.2013-2015. https://www.litbang.kemkes.go.id/buku-saku-hasil-studi-status-gizi-indonesia-ssgi-tahun-2021/

Endang L. Anhari Achadi. Tiara Aninditha. (2020). Pencegahan stunting 1000 HPK, , 2020.pdf. 176.

Gebreayohanes, M., & Dessie, A. (2022). Prevalence of stunting and its associated factors among children 6–59 months of age in pastoralist community, Northeast Ethiopia: A community-based cross-sectional study. PloS One, 17(2), e0256722.

Kementrian Kesehatan Reprulik Indonesia. (2021). Kemenkes R.I. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.2021. https://www.kemkes.go.id/downloads/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-Tahun-2020.pdf

Kementrian Kesehatan RI. (2020). Buku KIA Kesehatan Ibu dan Anak: Bagian Ibu. Katalog Dalam Terbitan. Kementerian Kesehatan RI, 1–38.

Massi, M. N., Febriani, A. D. B., Hatta, M., Permatasari, T. A. E., Hidayati, E., Khumaidi, M. A., Akaputra, R., Turrahmi, H., & Anggraini, R. P. (2021). Effect of breastfeeding on children’s health and its relationship to NRAMP1 expression: A cross-sectional study. Annals of Medicine and Surgery, 71, 103017.

Molla Kahssay * , Etsay Woldu, A. G. and S. R. (2022). Determinants of stunting among children aged 6 to 59 months in pastoral community, Afar region, North East Ethiopia: unmatched case control study. BMC Nutrition.

Mufdlilah, M., Johan, R. B., & Fitriani, T. (2018). Persepsi Ibu dalam Pemberian ASI Eksklusif. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 2(2), 38–44.

Pramulya, I., Wijayanti, F., & Saparwati, M. (2021). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-60 Bulan. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 35–41.

Rofifah, A. W. (2022). FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRINGKUKU TAHUN 2022. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

SJMJ, S. A. S., Toban, R. C., & Madi, M. A. (2020). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(1), 448–455.

Sulfianti, S., Hutomo, C. S., Hasnidar, H., Supriadi, R. F., Muzayyaroh, M., Arum, D. N. S., Syamsuriyati, S., Putri, N. R., Argaheni, N. B., & Lestari, R. T. (2022). Gawat Darurat Maternal Neonatal. Yayasan Kita Menulis.

Ulya Qoulan Karima, Chahya Kharin Herbawani, & Ikha Deviyanti Puspita. (2021). Pengaruh Praktik Pemberian ASI Terhadap Risiko Stunting di Indonesia : Studi Literatur . Dunia Keperawatan : Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 9, 71–84.

Unicef. (2020). Situasi Anak di Indonesia-Tren, Peluang, dan Tantangan dalam Memenuhi Hak-hak Anak. Unicef, 8–38. Retrieved from file. C:/Users/User/Documents/Skripsi Kak Putri/Situasi-Anak-Di-Indonesia-2020. Pdf.

WHO. (2018). Reducing Stunting In Children. In Equity considerations for achieving the Global Nutrition Targets 2025. https://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/260202/9789241513647-eng.pdf?sequence=1

Windasari, D. P., Syam, I., & Kamal, L. S. (2020). Faktor hubungan dengan kejadian stunting di Puskesmas Tamalate Kota Makassar. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 5(1), 27–34.

World health statistic 2018. (2018). MONITORING HEALTH FOR THE SDGs ustainable development goals. https://www.who.int/docs/default-source/gho-documents/world-health-statistic-reports/6-june-18108-world-health-statistics-2018.pdf

Downloads

Published

2023-07-15

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.