PENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI PEKON BUMI ARUM
DOI:
https://doi.org/10.52657/bagimunegeri.v6i2.1932Abstract
Pengabdian masyarakat adalah suatu gerakan proses pemberdayaan diri untuk kepentingan masyarakat. Pengabdian masyarakat bersifat kontinual dan jangka panjang, karena dalam membangun sebuah masyarakat dibutuhkan proses yang panjang. Banyak aspek yang harus di sentuh untuk menjadikan masyarakat lebih baik, karakternya, budidayanya, sampai pola pikirnya harus disentuh untuk benar-benar menciptakan masyarakat yang lebih baik dan berkualitas. Sosialisasi pentingnya pendidikan bagi generasi muda bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat di Pekon Bumi Arum agar mampu memberikan pendidikan yang baik dengan bersinergi antara pendidikan di sekolah, keluarga, dan pendidikan di lingkungan masyarakat, serta mendorong masyarakat agar bisa mempertimbangkan pendidikan sampai jenjang yang lebih tinggi sebagai bekal generasi penerus di masa. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di pekon Bumi Arum, Pringsewu dihadiri oleh masyarakat, perangkat desa, serta tokoh masyarakat Pekon Bumi Arum. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan melakukan survey lapangan, persiapan dan sosialisasi. Hasil kegiatan pengabdian ini meningkatkan pemahaman peserta terkait pendidikan yang tidak hanya diberikan oleh sekolah sebagai pendidikan formal, melainkan pendidikan dapat berjalan baik dengan adanya dorongan Pendidikan oleh orang tua dan Pendidikan yang diberikan pada lingkungan masyarakat. Masyarakat termotivasi untuk menata masa depan anak-anaknya melalui pendidikan agar mempersiapkan sebagai generasi muda yang dapat bertahan hidup di era perkembangan zaman.References
Amal, I., Salsabilla, K., & Jamiati, K. N. (2021). Sosialisasi Peran Pemuda dalam Pendidikan untuk Membangun Regenerasi yang Berintelektual. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 1–16. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat/article/view/11246
Ambita. (2013). Pengaruh Pendidikan, Pelatihan, Dan Pembinaan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai. Management Analysis Journal, 2(2), 1–6. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/maj%250
Asmara, Y. R. I., & Sukadana, I. W. (2016). Mengapa Angka Putus Sekolah Masih Tinggi? (Studi Kasus Kabupaten Buleleng Bali). E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 5(12), 1347–1383.
Djuwarijah, D. (2008). Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Pendidikan Islam. El-Tarbawi, 1(1), 13–26. https://doi.org/10.20885/tarbawi.vol1.iss1.art2
Elvira. (2021). Faktor Penyebab Rendahnya Kualitas Pendidikan dan Cara Mengatasinya ( Studi pada : Sekolah Dasar di Desa Tonggolobibi ). IQRA: Jurnal Ilmu Kependidikan Dan Keislaman, 16(2), 93–98.
Hidayati, N. (2016). Konsep Integrasi Tripusat Pendidikan Terhadap Kemajuan Masyarakat. Education, 11(1), 203–224. http://journal.stainkudus.ac.id/index.php/Edukasia/article/view/811 Lestari, A. Y. B.,
Kurniawan, F., & Bayu Ardi, R. (2020). Penyebeb Tingginya Angka Anak Putus Sekolah Jenjang Sekolah Dasar (SD). Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 4(2), 299. https://doi.org/10.23887/jisd.v4i2.24470
Marwah, S. S., Syafe’i, M., & Sumarna, E. (2018). Relevansi Konsep Pendidikan Menurut Ki Hadjar Dewantara Dengan Pendidikan Islam. TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education, 5(1), 14. https://doi.org/10.17509/t.v5i1.13336
Megawanti, P. (2012). Permasalahan Pendidikan Dasar Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 2(3), 227–234.
Nurhasanah, N. (2017). Peran Masyarakat dalam Lembaga Pendidikan. Fondatia, 1(1), 61–67. https://doi.org/10.36088/fondatia.v1i1.87
Ramadan, F., Awalia, H., Wulandari, M., Nofriyadi, R. A., Sukatin, & Amriza. (2022). Manajemen Tri Pusat Pendidikan sebagai Sarana Pembentukan Karakter Anak. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 4(4), 70–82.
Sada, H. J. (2017). Peran Masyarakat Dalam Pendidikan perspektif Pendidikan Islam. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 117. https://doi.org/10.24042/atjpi.v8i1.2120
Samudra, A. Q. P. S. K. P. (2020). Anak Putus Sekolah (Studi Di Masyarakat Desa Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat). Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 7(2), 95–102.
Soetrisnaadisendjaja, D., & Sari, N. (2019). Fenomena Anak Putus Sekolah di Kawasan Industri Kota Cilegon. Hermeneutika : Jurnal Hermeneutika, 5(2), 89. https://doi.org/10.30870/hermeneutika.v5i2.7383
Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan.
Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.






