PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG STUNTING MELALUI PENYULUHAN DIPOSYANDU KAMPUNG 7 LAIS DESA ULAK BANDUNG KECAMATAN UJANMAS KABUPATEN MUARA ENIM TAHUN 2019
DOI:
https://doi.org/10.52657/bagimunegeri.v7i1.2022Abstract
Angka Kejadian stunting di Indonesia masih sangat tinggi. Kejadian stunting di Kabupaten Muara Enim cukup mengkhawatirkan, hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat khususnya ibu hamil tentang apa itu stunting, penyebab stunting dan bagaimana pencegahannya. Mengingat pentingnya hal tersebut maka kami tertarik untuk melakukan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang stunting dan pencegahan di Posyandu Kampung 7 Lais Desa Ulak Bandungâ€. Hal Ini merupakan salah satu peran serta untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang apa itu stunting dan pencegahannya. Status Kesehatan ibu hamil sangat memengaruhi keadaan kesehatan dan perkembangan janin. Gangguan pertumbuhan dalam kandungan dapat menyebabkan berat badan lahir rendah. Penelitian di Nepal menunjukan bahwa bayi dengan berat badan lahir rendah menunjukkan resiko yang lebih tinggi untuk terjadi stunting. Panjang lahir bayi juga berhubungan dengan kejadian stunting. Penelitian di Kendal menunjukan bahwa bayi dengan panjang lahir yang pendek beresiko tinggi terhadap kejadian stunting pada balita. Faktor lain yang berhubungan dengan stunting adalah asupan ASI Eksklusif pada balita. Penelitian di Ethopia Selatan membuktikan bahwa balita yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif selama 6 bulan beresiko tinggi mengalami Stunting. Padahal seharusnya pengetahuan tentang pencegahan stunting harus di ketahui seorang ibu saat merencanakan kehamilan. Ketidaktahuan ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang apa itu stunting, penyebab stunting dan pencegahan stunting.References
Dewi, I. C., & Auliyyah, N. R. N. (2020). Penyuluhan Stunting sebagai Sarana untuk Meminimalisir Tingginya Angka Stunting di Desa Gambiran Kecamatan Kalisat. JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata, 1(2), 25–29. https://doi.org/10.32528/jiwakerta.v1i2.5010
Ismail, T. C., Wijayanti, R., Dachlia, D., Sartika, R., Damayanti, R., A, E. S., & Karyadi. (2014). Perceptions of Pregnant and Postpartum Mothers About Anemia and Consumption of Blood-Adding Tablets During Pregnancy: A Qualitative Study in Purwakarta and Lebak Regencies. Jurnal Kesehatan Repoduksi, 5(2), 1–15. http://ejournal.litbang.kemkes.go.id/index.php/kespro/article/view/3884/3729
Kemenkes RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar.
Kurniati, P. T. (2021). Penyuluhan Tentang Pencegahan Stunting Melalui Pemenuhan Gizi Pada Wanita Usia Subur. Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 113–118. https://doi.org/10.25008/altifani.v1i2.125
Ningrum, N. P., Hidayatunnikmah, N., & Rihardini, T. (2020). Cegah Stunting Sejak Dini dengan Makanan Bergizi untuk Ibu Hamil. E-Dimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(4), 550–555. https://doi.org/10.26877/e-dimas.v11i4.5616
Titaley, C. R., Ariawan, I., Hapsari, D., Muasyaroh, A., & Dibley, M. J. (2019). Determinants of the stunting of children under two years old in Indonesia: A multilevel analysis of the 2013 Indonesia basic health survey. Nutrients, 11(5). https://doi.org/10.3390/nu11051106






