Perekonomian sudah memasuki babak baru dimana sumber keunggulan bersaing sudah berubah. Keunggulan suatu perekonomian bukan hanya bersumber dari teknologi, apalagi sumber daya alam. Sumber keunggulan daya saing terkini adalah inovasi dan kreativitas. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari perekonomian juga harus lebih meningkatkan daya saing dengan melakukan inovasi terutama daya saing pasar. Salah satu permasalahan yang harus dihadapi oleh usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan juga sebagai salah satu peluang untuk mengembangkan usahanya adalah memperluas akses pasar, baik dalam maupun luar negeri. Keunggulan bersaing berbasis inovasi dan kreativitas harus lebih diutamakan karena mempunyai daya tahan dan jangka waktu lebih panjang. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi kelembagaan dalam mendorong inovasi dan kreativitas pelaku UMKM Program Pendamping UMKM bertujuan untuk meningkatkan inovasi produk, dan strategi terutama di Daerah Gunung Rejo, Kec. Way Lima, Kab. Pesawaran. Maka dengan adanya program Pendamping UMKM yang didalamnya berlandaskan Program pengabdian masyarakat dalam meningkatkan daya saing pasar munculah program ini berhasil mendorong semangat gotong royong dan kerjasama di komunitas lokal serta memperkuat hubungan antara UMKM dan masyarakat sekitar. Dengan pencapaian ini, UMKM Bintang Emas diharapkan mampu terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan pasar, memberikan manfaat berkelanjutan bagi perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat setempat