Kelompok lansia umumnya mengalami berbagai masalah kesehatan seperti masalah persendian, memiliki resiko trauma/cedera yang tinggi akibat jatuh menyebabkan lansia sering mengalami dislokasi, fraktur atau adanya luka. Namun dengan adanya Sekolah Lansia Mutiara Senja di Pekon Wates, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung diharapkan lansia tidak menjadi lemah justru menjadi lansia tangguh, aktif dan produktif serta tersedia care giver untuk lansia. Kami Dosen Universitas Muhammadiyah Pringsewu melalui Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat memberikan penyuluhan kesehatan yang berfokus kepada kasus kegawatdaruratan. Tujuan kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan kemampuan lansia dalam menangani diinya dan merawat dirinya jika menghadapi kasus dislokasi, fraktur atau adanya luka akibat trauma/cedera. Hasil Penyuluhan ini 5 pertanyaan dari narasumber 1 dan 5 pertanyaan dari narasumber 2 dapat dijawab dengan benar semua (100%), Kemampuan praktek mencapai 60%, Kehadiran peserta mencapai 100%, Keaktifan peserta yang fokus dan antusias serta aktif bertanya mencapai 80%. Kesimpulan bahwa penyuluhan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemapuan praktek terkait kegawatdaruratan pada kasus dislokasi, fraktur dan perawatan luka pada peserta Sekolah Lansia Mutiara Senja Pekon Wates. Saran bahwa lansia memiliki daya tangkap dan kecepatan berpikir yang mungkin sudah berkurang sebaiknya materi tidak terlalu banyak dan penggunaan media audio visual seperti pemutaran video dapat digunakan pada kegiatan penyuluhan berikutnya.