Program “Mentari Kognisi" (Membina Empatik dan Intelektual Terkini): Strategi Peningkatan Kognitif Lansia di Organisasi ‘Aisyiyah Kulonprogo, Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.52657/bagimunegeri.v8i2.2593Abstract
Meningkatnya jumlah populasi lansia di Indonesia dan diseluruh dunia, memerlukan upaya promosi Kesehatan untuk meningkatkan perilaku sehat dan penuaan aktif serta memelihara fungsi kognitif lansia. Menurunnya fungsi kognitif berdampak pada menurunkan kualitas hidup lansia. Daerah Istimewa Yogyakarta, merupakan propinsi dengan populasi lansia tertinggi di Indonesia, menjadi lokasi yang strategis untuk mengkaji efektifitas program promosi Kesehatan lansia yaitu “Mentari Kognisi” (Membina Empatik dan Intelektual Terkini). Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan edukasi dan implementasi latihan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kognitif lansia. Metode: Kegiatan dilakukan pada tanggal 26 Mei 2024 yang bekerja sama antara Universitas Aisyiyah Yogyakarta dengan Universitas Ahmad Dahlan dan didukung sepenuhnya oleh organisasi perempuan 'Aisyiyah Muhammadiyah (LPPA) Lembaga Pimpinan Pusat Aisyiyah yang terselenggara di Pondok Pesantren Al-Islah Pendoworejo Girimulyo Kulonprogo, Yogyakarta. Populasi penelitian sebanyak 43 orang dan sampel didapatkan sebanyak 32 orang dengan metode purposive sampling. Data yang diambil adalah sosio-demografi data Pengukuran fungsi kognitif menggunakan kuisioner MMSE (Mini Mental State Examination) dan kualitas hidup dengan kuisioner WHOQoL Bref. Program terdiri dari edukasi kesehatan tentang penyakit degenerafif, gangguan fungsi kognitif, factor resiko, dampak dan senam. Hasil: Program “Mentari Kognisi” terselenggara dengan baik, didapatkan 19% lansia memiliki gangguan kognitif dalam kategori sedang, 9% dalam kategori buruk. Mayoritas respondent adalah perempuan (65%), pra-lansia dan lansia tua dalam proporsi yang sama yaitu, 37.5%, Pendidikan mayoritas lulus SMA/SMK, pekerjaan paling banyak IRT, status janda/ duda 16% dan mayoritas respondent dalam kategori biasa-biasa saja. Kesimpulan: Penurunan fungsi kognitif dikomunitas Aisyiyah Pedoworejo masih dalam batas sedang, diperlukan inovasi program promosi kesehatan lansia dengan pendekatan organisasi keagamaan untuk meningkatkan pengetahuan, pencegahan penyakit dimensia serta meningkatkan kualitas hidup lansia






