PEMANFAATAN DAUN KELOR MENJADI OLAHAN PUDDING UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI DESA AMBARAWA TIMUR

Authors

  • Yeti Septiasari Universitas Muhammadiyah Pringsewu
  • Faozan Aseka Universitas Muhammadiyah Pringsewu
  • Arrijal Rahmatillah Universitas Muhammadiyah Pringsewu
  • Nida Ul Jannah Universitas Muhammadiyah Pringsewu
  • Dwi Ayu Mustika Putri Universitas Muhammadiyah Pringsewu
  • Intan Berliana Putri Universitas Muhammadiyah Pringsewu

DOI:

https://doi.org/10.52657/bagimunegeri.v9i1.2897

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan daun kelor sebagai solusi alami untuk mencegah stunting di Desa Ambarawa Timur, sebuah desa pemekaran yang menghadapi tantangan dalam pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan produktif. Daun kelor, yang kaya akan nutrisi seperti vitamin A, B, C, E, serta mineral seperti kalsium dan zat besi, dapat membantu meningkatkan kecukupan gizi anak-anak dan mengurangi angka stunting. Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN melalui serangkaian kegiatan, termasuk perizinan, diskusi, praktik, dan pembinaan kepada masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi dan pemanfaatan daun kelor tidak hanya berkontribusi pada perbaikan gizi anak-anak, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat dengan mengolahnya menjadi produk bernilai jual. Selain itu, peningkatan fasilitas kesehatan dan edukasi gizi yang lebih baik dapat mempercepat pengurangan angka stunting, mendukung perkembangan anak yang lebih sehat, cerdas, dan produktif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan

Downloads

Published

2025-06-15

Issue

Section

Articles