MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI BAHASA INGGRIS MASYARAKAT MELALUI PROGRAM ENGLISH CLUB UNTUK PENGUATAN EDUECOTOURISM DESA NAMANG BANGKA BELITUNG
DOI:
https://doi.org/10.52657/bagimunegeri.v9i1.3061Abstract
Desa Namang merupakan salah satu desa wisata potensial yang masuk dalam ASEAN Village Network karena kekayaan alam dan budaya seperti Hutan Pelawan dan madu pahit. Keterbatasan kemampuan komunikasi Bahasa Inggris masyarakat menjadi kendala dalam optimalisasi wisata berbasis komunitas. Program English Club dirancang untuk meningkatkan keterampilan komunikasi Bahasa Inggris siswa SMP di desa tersebut. Kegiatan dilaksanakan dalam delapan sesi workshop yang bersifat praktikal, seperti pengenalan diri, petunjuk arah, dan pengayaan kosakata dengan metode interaktif. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam berdialog sederhana menggunakan Bahasa Inggris dan memberikan arahan kepada wisatawan. Program ini juga mendapat dukungan penuh dari guru, aparat desa, dan orang tua. Artikel ini merekomendasikan perluasan sasaran program serta peningkatan fasilitas penunjang belajar.
References
Creswell, J. W. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage.
Fitriani, E., & Hapsari, S. (2023). Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Desa dalam Pengembangan Desa Wisata Berbasis Edukasi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 101–109.
Halim, A., & Mahendra, D. (2023). Community-Based English for Tourism. International Journal of Community Service Learning, 7(1), 23–31.
Nugroho, Y. (2021). Edu-Ecotourism and Local Wisdom in Village Development. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(3), 212–221.
Suparman, U., & Dewi, R. (2019). Strategi Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan di Kawasan ASEAN Village. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(3), 210–219.
Suryanto, D. (2021). Kompetensi Bahasa Inggris sebagai Penunjang Pariwisata Desa Wisata. Jurnal Linguistik dan Pendidikan Bahasa, 4(1), 12–20.
Yuliana, N., & Riza, F. (2020). Potensi dan Pengembangan Hutan Pelawan sebagai Daya Tarik Wisata Alam Berbasis Edukasi. Jurnal Pariwisata Nusantara, 2(1), 55–63.
Siregar, L. M., & Ramadhan, A. (2022). Empowering Rural Tourism through Language Capacity. Journal of Language and Tourism, 4(2), 110–119.






