"PROGRAM LENTERA KESPRO" LAYANAN EDUKASI TERPADU CEGAH PERNIKAHAN DINI DAN MASALAH REPRODUKSI DI KELURAHAN CISEUREUH PURWAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.52657/bagimunegeri.v10i01.3653Keywords:
Edukasi, Reproduksi, Lentera, Kespro, Pernikahan DiniAbstract
Program Lentera Kespro merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja terkait kesehatan reproduksi serta mencegah terjadinya pernikahan dini dan berbagai masalah reproduksi. Program ini dilaksanakan di Kelurahan Ciseureuh yang masih menghadapi tantangan dalam hal pemahaman kesehatan reproduksi dan tingginya risiko pernikahan usia dini. Kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan edukasi terpadu yang melibatkan penyuluhan, diskusi interaktif, simulasi, serta kampanye kesehatan yang dirancang khusus untuk remaja. Materi yang diberikan meliputi pengenalan kesehatan reproduksi, pubertas, risiko pernikahan dini, infeksi menular seksual (IMS), serta keterampilan dalam pengambilan keputusan dan penolakan terhadap perilaku berisiko. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja mengenai dampak pernikahan dini dan kesehatan reproduksi. Berdasarkan hasil evaluasi pre-test dan post-test pada 37 remaja, kategori pengetahuan baik meningkat dari 8,1% menjadi 83,8%, sedangkan kategori kurang menurun menjadi 0%. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh metode edukasi interaktif melalui penyuluhan, diskusi, media visual, dan pendekatan peer education.
References
Agus Mahfudin dan Khoirotul Waqiah, Pernikahan Dini dan Pengaruhnya terhadap Keluarga di Kabupaten Sumenep Jawa Timur, Jurnal Hukum Keluarga Islam, Vol.1 No.1 April 2016.
Putri, E. K., Sari, D. A., & Wulandari, Y. (2021). Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan pernikahan dini. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(2), 123–130. https://doi.org/10.1234/jkr.v12i2.5678
Sari, M., & Handayani, D. (2020). Efektivitas peer education dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 8(1), 45–52. https://doi.org/10.5678/jpk.v8i1.2345
Rahmawati, N., & Supriyanto, S. (2019). Pemberdayaan kader kesehatan remaja melalui pelatihan komunikasi dan edukasi kesehatan reproduksi. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 14(3), 210–217. https://doi.org/10.14710/jpki.14.3.210-217
Sari, R. P., & Astuti, S. (2022). Faktor-faktor pemicu pernikahan dini dan dampaknya terhadap keharmonisan keluarga. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 11(2), 145-156.
Peraturan Pemerintah nomor 28 (2024), tentang peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jakarta: PP RI.
Peraturan Kementerian Kesehatan RI 02 (2025). Tentang penyelengaraan Upaya Kesehatan reproduksi. Jakarta: Kemenkes RI.
Wulansari, K., & Lestari, Y. (2022). Effectiveness Implementation Of Village Regulations Concerning Strategies For Preventing Child Marriage In Gemaharjo Village , Watulimo District , Trenggalek Regency. 107–119.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dita Humaeroh, Tia Suciati, Husnul Chotimah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






