PEMANFAATAN MASKER LEMON DAN MADU SEBAGAI UPAYA NONFARMAKOLOGIS DALAM MENGURANGI JERAWAT PADA AKSEPTOR KB SUNTIK KOMBINASI DI TPMB ROSIDA PURWAKARTA TAHUN 2026

Authors

  • Intan Noor Khalifah Prodi Sarjana Terapan Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, Politeknik Bhakti Asih Purwakarta
  • Yeni Tegar Setiawati Prodi Sarjana Terapan Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, Politeknik Bhakti Asih Purwakarta
  • Evalina Fransisca Lusianawati Prodi Sarjana Terapan Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, Politeknik Bhakti Asih Purwakarta

DOI:

https://doi.org/10.52657/bagimunegeri.v10i01.3657

Abstract

Jerawat merupakan salah satu efek samping yang sering dikeluhkan oleh akseptor KB suntik kombinasi akibat perubahan hormonal yang dapat memengaruhi kondisi kulit. Pemanfaatan bahan alami seperti lemon dan madu dapat menjadi alternatif nonfarmakologis untuk membantu mengurangi jerawat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan akseptor KB suntik kombinasi dalam memanfaatkan masker lemon dan madu serta mengevaluasi perubahan tingkat jerawat setelah penggunaannya. Kegiatan dilaksanakan di TPMB Rosida Purwakarta dengan melibatkan 70 akseptor KB suntik kombinasi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi pembuatan masker lemon dan madu, simulasi penggunaan, serta pendampingan selama empat minggu. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan tingkat jerawat sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perbaikan tingkat jerawat setelah penggunaan masker lemon dan madu. Pada pretest, sebagian besar peserta berada pada tingkat jerawat 3 sebanyak 56 orang (80,0%) dan tingkat jerawat 4 sebanyak 10 orang (14,3%), sedangkan tingkat jerawat 2 sebanyak 4 orang (5,7%) dan tidak terdapat peserta pada tingkat jerawat 1. Setelah intervensi, jumlah peserta pada tingkat jerawat 1 meningkat menjadi 28 orang (40,0%) dan tingkat jerawat 2 menjadi 32 orang (45,7%). Sementara itu, peserta pada tingkat jerawat 3 menurun menjadi 10 orang (14,3%) dan tidak terdapat lagi peserta pada tingkat jerawat 4. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan masker lemon dan madu dapat membantu menurunkan tingkat keparahan jerawat pada akseptor KB suntik kombinasi. Selain itu, peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan serta penggunaan masker lemon dan madu sebagai alternatif perawatan kulit berbahan alami.

References

American Academy of Dermatology. (2020). Acne: Overview and Pathophysiology.

Burlando, B., & Cornara, L. (2019). Honey in dermatology and skin care: A review. Journal of Cosmetic Dermatology.

Dreno, B., et al. (2019). Cutibacterium acnes (Propionibacterium acnes) and acne vulgaris. Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology.

Mayuna, N. E. (2021). Pengaruh pemanfaatan madu dan air perasan lemon terhadap penyembuhan jerawat [Skripsi, Universitas Negeri Padang].

National Center for Biotechnology Information. (2020). Therapeutic and medicinal uses of honey in dermatology.

Rauf, A., et al. (2021). Health benefits of citrus fruits: Bioactive compounds and antioxidant activity. Molecules.

Tzu, J. (2021). Hormonal changes and adult acne. Wall Street Dermatology.

Qomariah, S., & Sartika, D. (2019). Kontrasepsi hormonal dalam pelayanan kebidanan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Published

2026-06-29

Issue

Section

Articles