Pengembangan Media Layanan Bimbingan Klasikal Berbasis Android Topik Fear of Missing Out
DOI:
https://doi.org/10.52657/jfk.v11i2.3074Abstract
Fear of Missing Out (FOMO) yang tinggi akan cenderung mengalami peningkatan gejala kecemasan yang dapat mempengaruhi kesejahteraan emosional, konsentrasi, dan keterlibatan akademik. Fenomena tersebut perlu ditangani dengan media bimbingan klasikal yang menarik, interaktif, dan berbasis teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media android dalam layanan bimbingan klasikal pada materi Fomo. Model pengembangan yang digunakan adalah APPED (Analysis, Planning, Production, Evaluation, Dissemination), yang dirancang secara sistematis untuk menghasilkan media digital yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Subjek penelitian ini adalah peserta didik Madrasah Aliyah dengan jumlah responden 30 orang. Validasi media dilakukan oleh ahli materi, ahli media dan ahli instruksional, menghasilkan persentase kelayakan sebesar 82,5% yang termasuk dalam kategori "sangat layak". Untuk menguji efektivitas media, digunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Analisis data menggunakan paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0.000 < 0.05, yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Hasil ini mengindikasikan bahwa media Android efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi bimbingan klasikal. Kesimpulannya, media yang dikembangkan layak digunakan dan terbukti efektif sebagai alat bantu dalam pelaksanaan layanan bimbingan klasikal di sekolah.


