PENGARUH BUAH NAGA TERHADAP KADAR HAEMOGLOBIN PADA REMAJA DI SMK MUHAMMADIYAH 1 PRINGSEWU
DOI:
https://doi.org/10.52657/isjm.v3i1.2948Abstract
Pengaruh Buah Naga Terhadap Kadar Haemoglobin pada remaja di SMK Muhammadiyah 1 Pringsewu. Anemia merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja dan dapat mempengaruhi perkembangan fisik maupun kognitif. Salah satu upaya penanganan anemia adalah dengan konsumsi makanan kaya zat besi dan vitamin C seperti buah naga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi buah naga terhadap kadar hemoglobin pada remaja dengan anemia ringan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest posttest. Sampel sebanyak 30 remaja perempuan yang mengalami anemia ringan dipilih secara purposive sampling. Intervensi diberikan berupa konsumsi buah naga merah 250 gram setiap hari selama 14 hari. Hasil uji paired t-test menunjukkan adanya peningkatan kadar hemoglobin yang signifikan (p < 0,05) setelah intervensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah konsumsi buah naga berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja anemia. Buah naga dapat dijadikan alternatif alami dalam penanganan anemia pada remaja.References
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil kesehatan Indonesia tahun 2019.
Kementerian Kesehatan RI.
Ningsih, D., & Sari, F. (2018). Pengaruh konsumsi buah naga terhadap peningkatan kadar hemoglobin
pada remaja putri di Kabupaten Sleman. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 12(3), 45–52.
Purnomo, A., & Herawati, I. (2017). Kandungan gizi buah naga dan potensinya dalam meningkatkan
kesehatan tubuh. Jurnal Pertanian Tropis, 5(2), 89–95.
Wulandari, A., & Putri, N. (2020). Pengaruh konsumsi buah naga terhadap peningkatan kadar
hemoglobin pada siswa sekolah menengah pertama di Jakarta. Jurnal Ilmu Kesehatan, 18(1), 101
Wardani, N., & Arfian, M. (2019). Vitamin C dalam buah naga dan pengaruhnya terhadap penyerapan
zat besi pada remaja putri. Jurnal Nutrisi Indonesia, 9(4), 233–240.


