FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA
DOI:
https://doi.org/10.52657/jik.v15i1.3400Keywords:
anemia, tablet Fe, IMT, pengetahuan, penghasilanAbstract
Remaja putri pada masa pubertas sangat berisiko mengalami anemia gizi besi, hal ini disebabkan banyaknya zat besi yang hilang selama menstruasi. Selain itu diperburuk oleh kurangnya asupan zat besi, dimana zat besi pada rematri sangat dibutuhkan tubuh untuk percepatan pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan penelitian : Mengetahui yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja. Metode : Mengunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian analitik korelasi, pendekatan waktu cross sectional. Populasi dan sampel penelitian ini adalah siswa SMA/SMK dan bersedia untuk menjadi responden dalam penelitian. Teknik pengambilan sampling dengan purposive sampling dengan sampel sebanyak 48 responden. Instumen penelitian menggunakan kuesioner yang akan dilakukan uji validitas dan reliabilitas, alat ukur Hemoglobin (Hb), stature meter dan timbangan yang telah dilakukan kalibrasi. Analisis data secara univariat dan bivariat. Hasil Penelitian menunjukkan sebanyak 60,42% responden berusia 17 tahun, 83,3% mempunyai riwayat anemia, 85,42% penghasilan orang tua di bawah UMR, 37,5% mempunyai berat badan lebih, 60,42% patuh mengkonsumsi tablet Fe, 54,17% mempunyai pengetahuan cukup tentang anemia. Berdasarkan analisis data menunjukkan terdapat hubungan IMT, kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dan pengetahuan dengan kejadian anemia pada remaja, sedang ada satu variabel yang tidak berhubungan yaitu penghasilan orang tua terhadap kejadian anemia. Simpulan terdapat 3 variabel yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja yaitu, IMT, konsumsi tablet Fe dan pengetahuan tentang anemia.
References
Aji, R. D., & Kurniawati, H. F. (2024). Hubungan tingkat kepatuhan minum tablet Fe dengan kejadian anemia pada siswi MA Jamilurrahman Bantul The relationship between compliance level in taking Fe tablets and the incidence of anemia in students of MA Jamilurrahman Bantul. 2(September), 688–693.
Dain, A. S. Le, Sagalova, V., Sodjinou, R., Tou, E. H., Ntambi, J., Vollmer, S., & Zagre, N. M. (2021). Levels and trends of adolescent girl’s undernutrition and anemia in West and Central Africa from 1998 to 2017. Journal of Global Health, 11, 1–6. https://doi.org/10.7189/jogh.11.13006
Habtegiorgis, S. D., Petrucka, P., Telayneh, A. T., Shitu Getahun, D., Getacher, L., Alemu, S., & Birhanu, M. Y. (2022). Prevalence and associated factors of anemia among adolescent girls in Ethiopia: A systematic review and meta-analysis. PLoS ONE, 17(3 March), 1–11. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0264063
Kemenkes. (2018). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Li, S., Zhao, L., Yu, D., & Ren, H. (2022). Attention Should Be Paid to Adolescent Girl Anemia in China: Based on China Nutrition and Health Surveillance (2015–2017). Nutrients, 14(12), 1–11. https://doi.org/10.3390/nu14122449
Mehdad, S., Benaich, S., El Hamdouchi, A., Bouhaddou, N., Azlaf, M., El Menchawy, I., Belghiti, H., Benkirane, H., Lahmam, H., Barkat, A., El Kari, K., El Mzibri, M., & Aguenaou, H. (2022). Association between overweight and anemia in Moroccan adolescents: a cross-sectional study. Pan African Medical Journal, 41. https://doi.org/10.11604/pamj.2022.41.156.20927
Salzabila, N.F;Kurniawati, H. . (2024). Jurnal Kesehatan Republik Indonesia Pengaruh Mindfulness Breathing Exercise Terhadap. 1(7), 97–102.
Sari, P., Herawati, D. M. D., Dhamayanti, M., & Hilmanto, D. (2022). Anemia among Adolescent Girls in West Java, Indonesia: Related Factors and Consequences on the Quality of Life. Nutrients, 14(18), 1–13. https://doi.org/10.3390/nu14183777
Shaban, L., Al-Taiar, A., Rahman, A., Al-Sabah, R., & Mojiminiyi, O. (2020). Anemia and its associated factors among Adolescents in Kuwait. Scientific Reports, 10(1), 1–9. https://doi.org/10.1038/s41598-020-60816-7
Srivastava, S., Kumar, P., Paul, R., & Debnath, P. (2022). Effect of change in individual and household level characteristics on anemia prevalence among adolescent boys and girls in India. BMC Public Health, 22(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s12889-022-13863-w
Wahdah, R., Sulistyaningsih, S., & Kurniawati, H. F. (2023). Evaluation of Getar Thala Innovation Program (Gerakan Tanggulangi Anemia Remaja dan Thalassemia) during the Covid-19 Pandemic. Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2), 35–42. https://doi.org/10.30604/jika.v8i2.1675
Yan Deivita, Syarif Syafruddin, Usman Andi Nilawati, Aminuddin Aminuddin, Bahar Burhanuddin, Z. Z. (2021). Overview of Anemia; risk factors and solution offering. National Library of Medicine.
Zhu, Z., Sudfeld, C. R., Cheng, Y., Qi, Q., Li, S., Elhoumed, M., Yang, W., Chang, S., Dibley, M. J., Zeng, L., & Fawzi, W. W. (2021). Anemia and associated factors among adolescent girls and boys at 10–14 years in rural western China. BMC Public Health, 21(1), 1–14. https://doi.org/10.1186/s12889-021-10268-z
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


