HUBUNGAN PENGALAMAN MENERIMA INFORMASI TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG STUNTING PADA ANAK USIA 6 – 24 BULAN

Wahyu Dwi Fatimah

Abstract


Stunting merupakan masalah kesehatan gizi pada anak, yang dapat menghambat perkembangan fisik, motorik, dan sosial emosional anak. Stunting sendiri biasanya terlihat pada anak yang berusia 2 tahun. Salah satu upaya pencegahan stunting yaitu dengan adanya pengetahuan tentang stunting. Salah satu sumber pengetahuan yaitu dari informasi yang didapatkan seseorang baik secara langsung maupun tidak langsung. Setiap orang memiliki pengalaman penerimaan informasi yang berbeda-beda. Sehingga tingkat pengetahuan seseorang pun berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengalaman menerima informasi dengan pengetahuan ibu tentang pencegahan stunting pada anak usia 6-24 bulan. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dengan teknik purposive sampling. Populasi yang digunakan yaitu ibu yang memiliki anak usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kalibawang. Total sampel yang digunakan 105 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen pengalaman menerima informasi dan pengetahuan tentang stunting yang disusun oleh peneliti sendiri. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value 0.128 (>0.005), yang berarti tidak ada hubungan antara kedua variabel. Maka dapat disimpulkan bahwa pengalaman menerima informasi tidak memiliki hubungan terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang stunting pada anak usia 6-24 bulan di Puskesmas Kalibawang. Perlu dilakukan kajian lebih lanjut untuk melihat dari variabel yang lain.

Full Text:

PDF

References


Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal and Child Nutrition, 14(4), 1–10. https://doi.org/10.1111/mcn.12617

Christianingrum, W. (2018). Faktor Stunting pada Balita di Puskesmas Sentolo 1 Kulon Progo. Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta.

Dewi, M., & Aminah, M. (2016). Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Feeding Practice Ibu Balita Stunting Usia 6-24 Bulan. Indonesian Journal of Human Nutrition, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.21776/ub.ijhn.2016.003.Suplemen.5

Dirjen bina gizi KIA. (2015). Kesehatan dalam Kerangka Sustainable Development Goals (SDGs). In Rakorpop Kementerian Kesehatan RI. Retrieved from http://www.pusat2.litbang.depkes.go.id/pusat2_v1/wp-content/uploads/2015/12/SDGs-Ditjen-BGKIA.pdf

Hapsari, W. (2018). Hubungan Pendapatan Keluarga, Pengetahuan Ibu tentang Gizi, Tinggi Badan Orang Tua, dan Tingkat Pendidikan Ayah dengan Kejadian Stunting pada Anak Umur 12-59 Bulan (Universitas Muhammadiyah Surakarta). https://doi.org/10.1590/s1809-98232013000400007

Kemenkes RI. (2017). Rencana Strategis Kementrian Kesehatan tahun 2015-2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Margawati, A., & Astuti, A. M. (2018). Pengetahuan ibu, pola makan dan status gizi pada anak stunting usia 1-5 tahun di Kelurahan Bangetayu, Kecamatan Genuk, Semarang. Jurnal Gizi Indonesia, 6(2), 82. https://doi.org/10.14710/jgi.6.2.82-89

Mubasyiroh, R., Tejayanti, T., & Senewe, F. P. (2016). Hubungan Kematangan Reproduksi Dan Usia Saat Melahirkan Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (Bblr) Di Indonesia Tahun 2010. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 7(2), 109–118. https://doi.org/10.22435/kespro.v7i2.4854.109-118

Mugianti, S., Mulyadi, A., Anam, A. K., & Najah, Z. L. (2018). Faktor penyebab anak stunting usia 25-60 Bulan di Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Jurnal Ners Dan Kebidanan, 5(3), 268–278. https://doi.org/10.26699/jnk.v5i3.art.p268-278

Olsa, E. D., Sulastri, D., & Anas, E. (2017). Hubungan Sikap dan Pengetahuan Ibu Terhadap Kejadian Stunting pada Anak Baru Masuk Sekolah Dasar di Kecamanatan Nanggalo. Jurnal Kesehatan Andalas, 6(3), 523–529. Retrieved from http://jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/jka/article/view/733

Perpu RI. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. , 07/80 § (2010).

Rahmandiani, R. D., Astuti, S., Susanti, A. I., Handayani, D. S., &

Didah. (2019). Hubungan Pengetahuan Ibu Balita Tentang Stunting Dengan Karakteristik Ibu dan Sumber Informasi di Desa Hegarmanah Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Jsk, 5(2), 74–80. Retrieved from http://jurnal.unpad.ac.id/jsk_ikm/article/view/25661/0

Suryagustina, Aryana, W., & Jumielsa. (2018). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu di Kelurahan Pahandut Palangka Raya. Dinamika Kesehatan, 9(2).

TNP2K. (2017). 100 Kabupaten/Kota Prioritas untuk Intervensi Anak Kerdil (Stunting). Jakarta: Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia.

Wahdah, S. (2012). Faktor Resiko Kejadian Stunting pada Anak Umur 6-36 Bulan di Wilayah Pedalaman Kecamatan Silat Hulu Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat (Vol. 5). Universitas Gadjah Mada.

WHO. (2018). World Health Statistics 2018 Monitoring Health for the SDGs (Vol. 15). https://doi.org/10.22201/fq.18708404e.2004.3.66178

Yusra, V. D., Machmud, R., & Yenita. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang “SADARI” di Nagari Painan. Jurnal Kesehatan Andalas, 5(3), 697–704


Refbacks

  • There are currently no refbacks.