FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN TENTANG TERAPI PENCEGAHAN TUBERKULOSIS (TPT) PADA KELUARGA PENDERITA TB PARU

Nur Fadhilah, Imam Kurniawan, Manzahri Manzahri, Apri Budianto

Abstract


Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis (MTb). Indonesia menempati peringkat ketiga setelah India dan Cina, dengan jumlah kasus mencapai 824 ribu dan kematian 93 ribu per tahun setara dengan 11 kematian per jam. Tingginya kasus berkaitan erat dengan penularan baik disertai dengan gejala mupun tanpa gejala. Infeksi Laten Tuberkulosis (ILTB) adalah sebuah keadaan seseorang terinfeksi MTb dengan tanpa adanya tanda dan gejala Tb. Kementrian Kesehatan RI merekomendasikan Terapi Pencegahan Tb (TPT) pada kasus ILTB sebagai upaya pencegahan. Target cakupan TPT tahun 2021 adalah 50% dengan realisasi capaiannya sebesar 0,9% jauh dari target yang diinginkan. Faktanya masyarakat belum dapat menerima sebuah kenyataan bahwa tanpa keluhan harus minum obat, dan cenderung menolak karena lamanya jangka waktu pemberian obat. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya faktor yang berhubungan dengan Pengetahuan tentang TPT Pada Keluarga Penderita Tb Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Gisting Tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah keluarga dengan anggota keluarga penderita Tb yang tinggal dalam satu rumah dan yang tercatat di Puskesmas Gisting yang berjumlah 44 responden. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis pada penelitian ini menggunakan chi square. Hasil penelitian menginformasikan bahwa ada hubungan pendidikan (p value=0,00) dan keterpaparan informasi (p value=0,024) dengan pengetahuan tentang TPT, dan tidak ada hubungan pekerjaan (p value=1,00 < a 0,05) dengan pengetahuan tentang TPT pada keluarga penderita Tb Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Gisting Tahun 2023. Saran bagi masyarakat meningkatkan wawasan dengan menambah pengetahuan tentang TPT dengan mencari berbagai informasi melalui berbagai media sosial, serta melibatkan keluarga dalam memotivasi proses penyembuhan pasien TB Paru.

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2018). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Buchwald,et.al, (2019). Epidemiology, Risk Factors, and Outcomes of Respiratory Syncytial Virus Infections in Newborns in Bamako, Mali. Jurnal

Center For Disease Control and Prevention (CDC). (2013). Latent Tubercolosis. Infection : A guide for primary health care providers.

Hastono, Sutanto. (2016). Analisa Data Kesehatan. Jakarta. Universitas Indonesia.

Hidayati, dkk. (2018). Keefektifan pendekatan PBL dan pendekatan saintifik ditinjau dari HOTS dan karakter. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains.

Kenedyanti, E., & Sulistyorini, L. (2017). Analisis Mycobacterium Tuberkulosis Dan Kondisi Fisik Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru. Jurnal Berkala Epidemiologi.

Kemenkes RI. (2023). Deteksi TBC Capai Rekor Tertinggi di Tahun 2022 . Jakarta : Kementrian Kesehatan.

Kemenkes RI. (2019). Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan. TB Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan; 2019.

Kemenkes RI (2020). Petunjuk Teknis Penanganan Ifeksi Laten Tuberkulosis (ILTB). Jakarta. Kemenkes RI 2020

Kepmenkes Nomor Hk.01.07/Menkes/755. (2019). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tuberkulosis.

Kemenkes RI. (2021). Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). Jakarta: Kemenkes RI 2021.

Kristini dan Rana. (2020). Potensi Penularan Tuberculosis Paru pada Anggota Keluarga Penderita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia. Volume 15, Nomor 1, Mei 2020.

Lestari Muslimah, D. D. (2019). Keadaan Lingkungan Fisik Dan Dampaknya Pada Keberadaan Mycobacterium Tuberculosis: Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Perak Timur Surabaya. Jurnal Kesehatan Lingkungan.

Mathofani, P. E., & Febriyanti, R. (2019). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis ( TB ) Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Serang Kota Tahun 2019 The Factors Associated With The Incidence Of Pulmonary Tuberculosis In The Working Area Of Serang City Health Center 2019. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat.

Muhammad, A. J. (2020). Hubungan Antara Kondisi Fisik Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Unnes Journal Of Public Health.

Nike Monintja, Finny Warouw, O. R. P. (2020). Hubungan Antara Keadaan Fisik Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru. Jurnal Kesehatan Masyarakat (E-Journal).

Najmah (2019). Epidemiologi Penyakit Menular. Jakarta. CV. Trans Info Media

Najiyah. (2022). Hubungan Kondisi Fisik Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Mandirancan. Jakarta. UIN Syarif Hidayatulloh. Skripsi

Notoatmodjo, S., (2018). Ilmu Perilaku Kesehatan Masyarakat, Jakarta: Rineka Cipta.

Notoadmodjo,S ., ( 2018). Metodologi Penelitian Kesehatan , Edisi Ketiga, Jakarta: Rineka Cipta.

Notoadmodjo,S .,( 2018). Ilmu Kesehatan Masyarakat . Jakarta: Rineka Cipta.

Permenkes RI. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2016 Tentang Penanggulangan Tuberkulosis

PDPI. (2021). Tuberkulosis Pedoman Diagnosis dan Penatalaksanaan di Indonesia. Jakarta. Perhimpunan Dokter Paru Indonesia

Setiabudi, dkk. (2020). Tuberkulosis di Era Pandemi Covid 2019. Universitas Airlangga

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet. Danandjadja

World Health Organization (WHO). Global Tuberculosis Report 2021. France: World Health Organization; 2021


Refbacks

  • There are currently no refbacks.