HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DAYAMURNI TULANG BAWANG BARAT
DOI:
https://doi.org/10.52657/sjnh.v2i2.2533Abstract
Penyakit tuberkulosis paru jika tidak diobati dengan benar akan menimbulkan berbagai komplikasi bagi orang lain seperti penyebaran infeksi. Tuberkulosis paru merupakan salah satu penyakit yang membutuhkan waktu pengobatan yang panjang dan memerlukan banyak obat-obatan yang dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pasien TB paru di wilayah kerja Puskesmas Dayamurni Tulang Bawang Barat tahun 2022. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Pasien TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Dayamurni Tulang Bawang Barat dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 51 sampel. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen penelitian adalah lembar observasi respon time dan lembar kuisioner. Hasil penelitian didapat bahwa tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat TB paru pada 51 responden didapat bahwa sebagian besar responden responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik yaitu sebanyak 24 responden (47,1%), pasien patuh terhadap pengobatan TB Paru sebanyak 29 responden (56,9%), dan hanya 22 responden (43,1%) tidak patuh terhadap pengobatan TB Paru. Analisa data menggunakan uji chi square diketahui ada hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pasien TB paru di wilayah kerja Puskesmas Dayamurni Tulang Bawang Barat dengan nilai p-value 0,01. Oleh karena itu diharapkan bagi tenaga kesehatan dapat meningkatkan kegiatan penyuluhan dalam kesuksesan program TB DOTSDownloads
Published
2024-10-20
Issue
Section
Articles


