HUBUNGAN LAMA OPERASI DENGAN KEJADIAN SHIVERING PADA PASIEN PASCA OPERASI DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD MENGGALA TAHUN 2025
Keywords:
shivering, lama operasi, pembedahan, anestesiAbstract
Menurut World Health Organization (WHO) memprediksi, akan terjadi peningkatan lonjakan pasien bedah sebesar 300% di seluruh dunia pada tahun 2030, dari jumlah tersebut 70% berada di negara berkembang seperti Indonesia. Sementara data dari Instalasi Bedah Sentral RSUD Menggala pada bulan Januari-Juli 744 tindakan dan didapatkan data rata-rata jumlah pasien yang menjalani operasi di RSUD Menggala dalam satu bulan berjumlah 106 pasien. Semakin lama suatu operasi dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya Post Anesthetic Shivering (PAS). Shivering pascaoperasi merupakan salah satu komplikasi yang sering muncul akibat gangguan termoregulasi tubuh selama tindakan pembedahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama operasi terhadap kejadian shivering pada pasien pascaoperasi di Instalasi Bedah Sentral. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analitik observasional dan rancangan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 76 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Variabel independen adalah lama operasi, sedangkan variabel dependen adalah kejadian shivering pascaoperasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung menggunakan lembar checklist dan dokumentasi rekam medis. Analisis data menggunakan uji statistik Chi Square. Sebagian besar responden berada pada usia 32 tahun (42,1%), berjenis kelamin perempuan (67,7%), dan berpendidikan menengah (55,3%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara lama operasi dengan kejadian shivering (p value 0.000 < 0,05). Semakin lama durasi pembedahan, semakin tinggi risiko terjadinya shivering. Terdapat hubungan lama operasi dengan kejadian shivering pada pasien pasca operasi di ruang Instalasi Bedah Sentral RSUD Menggala tahun 2025.
References
Dewi, R. (2022). Hubungan tingkat pendidikan dengan pemahaman pencegahan hipotermia pada pasien pascaoperasi. Jurnal Keperawatan Klinik, 9(2), 45–52.
Dinkes Provinsi Lampung. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Lampung 2022.
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kemenkes RI.
Laksono, B. (2022). Efek Samping Anestesi Terhadap Kejadian Shivering Pasca Operasi. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 10(1), 45–51.
Lestari, S. (2021). Faktor usia terhadap kejadian shivering pascaoperasi. Jurnal Keperawatan Perioperatif, 6(2), 88–95.
Manurung, M. (2018). Dasar-dasar Keperawatan Bedah. Medan: Medika Pers.
Martin, F. A. (2022). Duration of Surgery and Patient Outcomes: A Review. Journal of Surgical Research, 275(3), 88–94.
Masithoh, S., Mendri, E., & Majid, M. (2018). Lama Operasi dan Pengaruhnya terhadap Shivering Pasca Anestesi Umum. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 5(3), 121–127.
Masithoh, S. (2022). Lama Operasi dengan Kejadian Shivering pada Pasien Pasca Spinal Anestesi. Jurnal Keperawatan Perioperatif, 7(2), 54–60.
Millizia, L. M., et al. (2020). Anestesiologi dan Manajemen Nyeri. Jakarta: EGC.
Morgan, G. E. (2021). Clinical Anesthesiology (6th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Notoatmodjo, S. (2016). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2018). Etika dan Hukum Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nugroho, A. (2021). Shivering Pasca Anestesi: Tinjauan Fisiologis dan Penatalaksanaannya. Jurnal Anestesiologi Indonesia, 9(1), 23–30.
Putri, R. A. (2020). Pengaruh Durasi Operasi Terhadap Kejadian Shivering Pasca Bedah. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2), 77–82.
RM RSUD Menggala. (2025). Laporan Rekam Medis Pasien Operasi RSUD Menggala Januari–Juli 2025.
Saputra, D. A. (2024). Hubungan Durasi Operasi dengan Kejadian Shivering pada Pasien Pasca Anestesi Spinal. Jurnal Keperawatan Indonesia, 11(1), 35–42.
Sari, D. (2020). Hubungan lama operasi dengan kejadian shivering pascaoperasi. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 7(1), 55–62.
Widiyono, D. (2020). Faktor Usia dan Lama Operasi dengan Hipotermia Pasca Anestesi Spinal di Instalasi Bedah Central. Jurnal Keperawatan Perioperatif, 6(1), 66–74.
Wicaksana, A. (2019). Perbedaan Risiko Shivering antara Laki-Laki dan Perempuan Pasca Anestesi. Jurnal Keperawatan Bedah, 4(2), 112–118. (dikutip dalam pembahasan; tidak ada di daftar pustaka asli, tapi muncul dalam isi)
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


