Pembelajaran cenderung bersifat teoritis dan monoton. Pembelajaran belum mengadopsi potensi lokal dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan memberi gambaran guru dan siswa adanya potensi kearifan lokal setempat. Penelitian ini dilaksanakan 3 siklus, meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian siklus 1 RPP guru kelas IV 82,5; guru kelas V 87,5; guru kelas VI 90,0; siklus 2 hasil observasi pembelajaran skor guru kelas IV 84,38; guru kelas V 87,5; dan guru kelas VI 90,6; dan hasil penilaian laporan siswa kelas IV rata-rata 89,07; siswa kelas V 91,41; dan siswa kelas VI 96,10.