Peserta didik di sekolah dasar memiliki berbagai permasalahan akademik maupun non akademik. Tentu saja keduanya akan menghambat proses belajar peserta didik sehingga guru kelas harus responsif dengan cara membekali kompetensi diri dalam bidang bimbingan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kompetensi guru kelas dalam mengatasi permasalahan peserta didik melalui bimbingan konseling. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi dan angket. Hasil penelitian menyebutkan bahwa guru kelas memiliki kompetensi dalam melaksanakan bimbingan konseling, memahami bentuk-bentuk bimbingan konseling, mampu menghadapi kendala dalam pelaksanaan bimbingan konseling, dan memberikan alternatif solusi dalam pelaksanaan bimbingan konseling.