PENDAPATAN KELUARGA SEBAGAI DETERMINAN UTAMA STUNTING PADA ANAK DIBAWAH UMUR 5 TAHUN : STUDI KASUS-KONTROL

Authors

  • Rini Novita Sari Universitas Malahayati
  • Achmad Farich Universitas Malahayati
  • Agung Aji Perdana Universitas Malahayati

DOI:

https://doi.org/10.52657/jik.v14i1.2678

Keywords:

Pendapatan Keluarga, Stunting, Kasus-Kontrol

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan dalam masalah gizi dan tumbuh kembang anak di Indonesia. Di Provinsi Lampung pada tahun 2021 angka stunting mencapai 26.27% dengan prevalensi stunting di Kota Bandar Lampung sebesar 6.58% dari 45.137 balita dan wilayah kerja Puskesmas Panjang sebagai penyumbang tertinggi yakni sebanyak 23% dari 2375 balita. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor risiko penyebab stunting pada anak balita usia 0–59 bulan di Puskesmas Panjang Kota Bandar Lampung. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Kasus-Kontrol. Total sampel sebanyak 144 responden dan pengambilan sampel menggunakan kuesioner serta observasi pada buku KIA. Análisis data menggunakan chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi kejadian stunting meliputi usia ibu, pendidikan ibu, pendapatan keluarga, anemia dalam kehamilan dan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Penyebab utama stunting dalam análisis multivariat adalah pendapatan keluarga (OR: 7.53). Pemberian makanan tambahan dengan mempertimbangkan makanan lokal yang tinggi protein hewani perlu terus digalakkan untuk membantu mengatasi balita yang berisiko stunting.

Downloads

Published

2025-01-20

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.