PERAN SELF-AWARENESS DAN KESIAPAN MENIKAH DALAM MEMBENTUK PERSEPSI POSITIF REMAJA TERHADAP PENUNDAAN PERNIKAHAN DINI
DOI:
https://doi.org/10.52657/jik.v15i1.3407Keywords:
Self-awareness, Kesiapan menikah, Persepsi positif, Penundaan pernikahan dini, RemajaAbstract
Pernikahan dini masih tinggi di Indonesia dan berdampak pada kesehatan reproduksi serta perkembangan psikososial remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh self-awareness dan kesiapan menikah terhadap persepsi positif remaja mengenai penundaan pernikahan dini di Cianjur Selatan. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 55 responden remaja yang dipilih secara acak dan diukur menggunakan kuesioner terstandar. Analisis data menggunakan uji normalitas Kolmogorov–Smirnov dan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan rata-rata self-awareness dan kesiapan menikah berada pada kategori cukup tinggi, demikian pula persepsi positif terhadap penundaan pernikahan dini. Self-awareness (β = 0,418; p = 0,004) dan kesiapan menikah (β = 0,531; p = 0,000) berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi, dengan kontribusi bersama sebesar 87,1% (R² = 0,871). Kesiapan menikah memberikan kontribusi sedikit lebih besar dibanding self-awareness. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan self-awareness dan kesiapan menikah remaja penting dalam program pencegahan pernikahan dini di sekolah dan komunitas. Intervensi dapat dilakukan melalui konseling pranikah, pendidikan reproduksi, dan pembinaan sebaya.
References
Adiwijaya, H., Sopiandy, D., Wajdi, F., & Ramly, A. (2023). Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Dampak Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan Reproduksi. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 5389–5845.
Andy, S., Santoso, B. F., & Pasaribu, T. H. (2023). Faktor-faktor Penyebab Pernikahan di Usia Dini serta Upaya Penanganannya (Studi pada Kantor KUA Medan Denai). ISLAMIKA, 5(1), 217–226. https://doi.org/10.36088/islamika.v5i1.2722
Avicenna Agustin, E., Susanti, S., Deden Gumilar, R., Studi DIII Kebidanan, P., Kesehatan Aisyiyah Banten, P., & Provinsi Banten, B. (2021). Determinan Sikap Remaja terhadap Pernikahan Dini di Provinsi Banten: Analisis Data SKAP 2019. Faletehan Health Journal, 8(3), 231–237. www.journal.lppm-stikesfa.ac.id/ojs/index.php/FHJ
Badan Pusat Statistik (BPS). (2020). Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2020. https://silastik.bps.go.id/v3/index.php/mikrodata/detail/c2NMQ1NXelhIUzM4NEcwS0R4bGZtZz09
Badan Pusat Statistik (BPS). (2022). Proporsi Perempuan Umur 20-24 Tahun yang Berstatus Kawin atau Hidup Bersama Sebelum Umur 18 Tahun Menurut Provinsi. https://www.bps.go.id/indicator/40/1421/1/proporsi-perempuan-umur-20-24-tahun-yang-berstatus-kawin-atau-hidup-bersama-sebelum-umur-18-tahun-menurut-provinsi.html
Cianjur, D. K. (2023). Upaya Penanggulangan Pernikahan Dini.
Dini, D., Budinurdjaja, P., Nugroho, A., Istiqomah, E., & Fatimah, H. (2024). Exploring Determinants of Early Marriage Among Adolescent Girls in Banama Tingang, Indonesia. Heca Journal of Applied Sciences, 2(1), 11–18. https://doi.org/10.60084/hjas.v2i1.146
Dwipayana, S. K. B., Nafisah, L., & Hariyadi, B. (2023). Faktor Yang Memengaruhi Persepsi Remaja Terhadap Pernikahan Dini Di Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor. Jurnal Keluarga Berencana, 8, 48–58.
Fitria Ningrum, D. N., Latifah, M., & Krisnatuti, D. (2021). Marital readiness: Exploring the key factors among university students. HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal, 18(1), 65. https://doi.org/10.26555/humanitas.v18i1.17912
Indah, M., Otuluwa, S., Boekoesoe, L., Wulansari, I., Keperawatan, I., Olahraga, F., Kesehatan, D., Gorontalo, U. N., Masyarakat, K., Kunci, K., Pernikahan, Persepsi, D., & Siswa, R. (2023). Gambaran Persepsi Siswa SMA Terhadap Pernikahan Dini An Overview Perception of Senior High School Students on Early Marriage. Dalam An Idea Health Journal ISSN, 3.
Jensen, J., & Arnett, A. (n.d.). Arnett 1 The Cultural Psychology of Emerging Adulthood.
Kholik, A., & Supriatna, E. (2023). Psychological Review of the Ideal Age for Marriage: A Literature Review. In International Journal of Science and Society (Vol. 5, Issue 5). http://ijsoc.goacademica.com
KOMPAS. (2023). Pernikahan Anak di Cianjur Meningkat karena Orangtua Tak Mau Anaknya Lama Pacaran. https://www.kompas.com/tren/read/2023/12/15/070000065/pernikahan-anak-di-cianjur-meningkat-karena-orangtua-tak-mau-anaknya-lama
Kurniawan, L. S. (2019). Emotional intelligence and marital decision. International Journal of Health Sciences, 3(2), 11–20. https://doi.org/10.29332/ijhs.v3n2.287
Loureiro, R. J. (2020). Decision making in adolescents: A multifaceted construct. In Journal of Human Growth and Development (Vol. 30, Issue 2, pp. 160–163). Centro de Estudos de Crescimento e Desenvolvimento do Ser Humano. https://doi.org/10.7322/JHGD.V30.10362
Meilani, N., Hariadi, S. S., & Haryadi, F. T. (2025). Adolescent Reproductive Health Promotion for Senior High School Students. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 20(1). https://doi.org/10.7454/kesmas.v20i1.2007
Muhsin, I., Haerani, & Purnamasari, A. D. (2023). Gambaran Pengetahuan Peserta Didik Tentang Risiko Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan Reproduksi. Journal of Midwifery and Nursing Studies, 5(1).
Murniati, C., Pujihasvuty, R., Nasution, S. L., Oktriyanto, & Amrullah, H. (2024a). Marriage Readiness Of Adolescents Aged 20-24 In Indonesia. Jurnal Biometrika Dan Kependudukan, 13(1). https://doi.org/10.20473/jbk.v13i1.2024.1-11
Murniati, C., Pujihasvuty, R., Nasution, S. L., Oktriyanto, & Amrullah, H. (2024b). Marriage Readiness Of Adolescents Aged 20-24 In Indonesia. Jurnal Biometrika Dan Kependudukan, 13(1). https://doi.org/10.20473/jbk.v13i1.2024.1-11
Nur Hopipah, E., Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, S., & Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung, P. (2025). The Significance of Pre-Marital Education and Post-Marital Counseling in Minimizing Divorce Rates. Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences, 3(2), 78–90. http://jurnal.dokicti.org/index.php/JIPBS/index
Pfeifer, J. H., & Berkman, E. T. (2018). The Development of Self and Identity in Adolescence: Neural Evidence and Implications for a Value-Based Choice Perspective on Motivated Behavior. Child Development Perspectives, 12(3), 158–164. https://doi.org/10.1111/cdep.12279
Rhadiyah, P., Permata, T., Marcely, R., & Montovani, D. (2016). Adolescent’s Self-efficacy for Early Marriage in South Bangka Regency, Indonesia. International Journal of Public Health Science (IJPHS), 5(4), 427–432.
Sari, R. M., Silviani, Y. E., & Supriyanto, G. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Pernikahan Dini di Desa Ujung Alih Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang Tahun 2019. Empat Lawang District, 56.
Shahhosseini, Z., Hamzehgardeshi, Z., & Souraki, M. K. (2014). The effects of premarital relationship enrichment programs on marriage strength: A narrative review article. In Journal of Nursing and Midwifery Sciences (Vol. 2014, Issue 3). http://jnms.mazums.ac.ir
Sholahuddin, I., & Azinar, M. (2022). Persepsi Pernikahan Dini di Siswa Sekolah Menengah di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 6(2). https://doi.org/10.15294/higeia.v6i2.53439
Siregar, N. Y., Ramadhan, K., & Mirna, M. (2023). Overview of MAN Student’s Perceptions of Early Marriage. Napande: Jurnal Bidan, 2(2), 64–75. https://doi.org/10.33860/njb.v2i2.2712
Taher, S. L. (2022). Hubungan Antara Budaya, Pengetahuan dan Sosial Ekonomi Dengan Pernikahan Dini. Indonesia Journal of Midwifery Sciences, 3, 100–110.
UNICEF. (2024). Laporan UNICEF: 640 Juta Perempuan di Dunia Menikah saat Masih Anak-anak. https://www.unicef.org/indonesia/id/laporan-unicef-640-juta-perempuan-di-dunia-menikah-saat-masih-anak-anak
(WHO), W. H. O. (2020). Definisi Pernikahan Dini. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-pregnancy
Windiarti, S. (2018a). Icash-A41 Determinants Of Early Marriage In Indonesia: A Systematic Review. 3. https://doi.org/10.13171/journal.pmed10009
Windiarti, S. (2018b). Icash-A41 Determinants Of Early Marriage In Indonesia: A Systematic Review. 3. https://doi.org/10.13171/journal.pmed10009
Yastirin, P. A., Sahara, R., & Sehmawati. (2024). Dampak Kesehatan Ibu Pada Kehamilan Remaja. Jurnal Profesi Bidan Indonesia (JPBI), 4(19).
Zelharsandy, V. T. (2022). Analisis Dampak Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan Reproduksi Di Kabupaten Empat Lawang. Jurnal Kesehatan Abdurahman Palembang, 11(1).
Zulfa Zuhriyyah Ayudiputri, Anisa Afianti Nur, Siska Amanda, & Fahma Fadila Hanifa. (2024). Determinants of Child Marriage in Indonesia : A Systematic Review. Journal of Community Medicine and Public Health Research, 5(2), 216–227. https://doi.org/10.20473/jcmphr.v5i2.45777
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


