VIDEO EDUKASI BERBASIS TIKTOK MENINGKATKAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PRAKTIK PENCEGAHAN PENULARAN TUBERKULOSIS PADA KELUARGA KONTAK SERUMAH
Keywords:
keluarga kontak serumah, pengetahuan, praktik, sikap, tuberkulosis, video edukasiAbstract
Latar Belakang: Keluarga kontak serumah merupakan kelompok dengan risiko tinggi mengalami penularan tuberkulosis karena memiliki intensitas kontak yang tinggi dengan penderita. Rendahnya pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan masih menjadi tantangan dalam upaya memutus rantai penularan di lingkungan keluarga. Media video edukasi dipandang mampu meningkatkan efektivitas pendidikan kesehatan melalui penyampaian informasi yang lebih menarik, mudah dipahami, dan mudah diingat. Tujuan: Menganalisis efektivitas video edukasi terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan penularan tuberkulosis pada keluarga kontak serumah. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 26 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengukuran pengetahuan, sikap, dan praktik dilakukan sebelum dan sesudah pemberian intervensi berupa video edukasi menggunakan kuesioner yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro–Wilk dan dilanjutkan dengan uji Paired Sample t-test pada tingkat kepercayaan 95%.
Hasil: Video edukasi memberikan pengaruh yang bermakna terhadap peningkatan pengetahuan (p=0,007), sikap (p=0,001), dan praktik pencegahan penularan tuberkulosis (p<0,001). Seluruh variabel menunjukkan peningkatan skor setelah intervensi diberikan. Kesimpulan: Video edukasi efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan penularan tuberkulosis pada keluarga kontak serumah sehingga berpotensi menjadi media promosi kesehatan yang dapat diintegrasikan dalam program pengendalian tuberkulosis di tingkat pelayanan kesehatan primer.
References
Bulan, R. (2023). Pengaruh media edukasi digital terhadap perubahan sikap pencegahan tuberkulosis pada masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(1), 45–53.
Centers for Disease Control and Prevention. (2024). Tuberculosis (TB): Clinical overview of tuberculosis disease. https://www.cdc.gov/tb
Fisher, J. D., & Fisher, W. A. (1992). Changing AIDS-risk behavior. Psychological Bulletin, 111(3), 455–474. https://doi.org/10.1037/0033-2909.111.3.455
Fisher, J. D., Fisher, W. A., & Shuper, P. A. (2020). The Information–Motivation–Behavioral Skills Model. In D. DiClemente et al. (Eds.), Health behavior theory for public health (2nd ed.). Jones & Bartlett Learning.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.
Latif, A., & Tiala, S. (2022). Pengaruh media video terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan masyarakat. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(2), 120–128.
Mayer, R. E. (2021). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.
Sweller, J., Ayres, P., & Kalyuga, S. (2023). Cognitive load theory (2nd ed.). Springer.
Syahrizal, S. (2021). Efektivitas media audiovisual dalam meningkatkan perilaku pencegahan penyakit menular. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(1), 30–38.
Tadesse, T., Bekele, F., & Desta, K. (2024). Effectiveness of video-assisted health education interventions on tuberculosis prevention and treatment outcomes: A systematic review. BMC Public Health, 24, Article 1187.
Tuong, W., Larsen, E. R., & Armstrong, A. W. (2023). Videos to influence health behaviors: A systematic review of effectiveness. Patient Education and Counseling, 126, 107–118.
World Health Organization. (2024). Global tuberculosis report 2024. World Health Organization.
Yoo, S., Kim, J., & Lee, H. (2023). Effectiveness of audiovisual education in improving health knowledge and preventive behaviors: A systematic review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(18), 6712.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


