ANALISIS PENGETAHUAN KADER POSYANDU DALAM DETEKSI DINI STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PENYILEUKAN
DOI:
https://doi.org/10.52657/jik.v15i2.3712Keywords:
Balita, Deteksi dini, Kader, Pengetahuan, StuntingAbstract
Latar Belakang: Puskesmas Panyileukan adalah Puskesmas Tingkat pertama yang berada di Kecamatan Panyileukan Kota Bandung, menyediakan layanan kesehatan dasar komprehensif termasuk layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Imunisasi dan Tumbuh kembang anak. Hasil studi pendahuluan didapatkan angka kejadian Stunting di Puskesmas Panyileukan pada tahun 2024 sebanyak 94 balita dari 567 balita dan termasuk kedalam urutan 10 besar angka presentasi stunting di Kota Bandung. Berbagai Upaya telah dilakukan pemerintah dalam menurunkan angka kejadian stunting dan melibatkan berbagai sektor dimasyarakat, salah satunya adalah melibatkan kader posyandu dalam melakukan skrining stunting pada balita. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengetahuan kader posyandu dalam deteksi dini stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Panyileukan. Design penelitian yang digunakan deskritif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuisioner pengetahuan tentang deteksi dini stunting pada balita yang diberikan kepada 55 orang kader posyandu. Analisa data dilakukan dengan statistic deskriptif dan uji Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kader posyandu memiliki tingkat pengetahuan Baik (78,18%), lebih dari setengahnya berusia 51-60 tahun (50,91%), lebih dari setengahnya berpendidikan menengah (56,36%), sebagian besar sudah menjadi kader > 3 tahun (70,91%) dan hampir seluruhnya pernah mengikuti pelatihan kader (94,55%). Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara usia, tingkat pendidikan, lama menjadi kader, dan riwayat pelatihan dengan tingkat pengetahuan kader (seluruh p-value > 0,05). Kesimpulan: Karakteristik kader tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengetahuan, baik dari segi: Usia (p-value 0.9911), Tingkat Pendidikan (p-value 0.5766), Lama bertugas sebagai kader (p-value 0.9190), dan Pelatihan kader yang pernah diikuti (p-value 0.3559).
References
Achjar, K.A.H., Anwar, T., Raji, H.F., et al. (2024). Stunting. Bantul: PT. Green Pustaka Indonesia. website: https://www.google.co.id/books/edition/Stunting/CFUdEQAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=2023+ssgi+stunting+2024&pg=PA78&printsec=frontcover
Afifa, I. (2019). Kinerja kader dalam pencegahan stunting: peran lama kerja sebagai kader, pengetahuan dan motivasi. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 30(4), 336-341.
Amalia, L., & Makkulawu, A. (2023). Pelatihan kader posyandu sebagai upaya pencegahan stunting pada balita di Desa Lonuo Kecamatan Tilongkabila. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi: Pharmacare Society, 2(1), 1-5.
Kamilah, C., & Susanti, N. (2024). Gambaran Pengetahuan dan keterampilan kader tentang penggunaan alat antropometri dalam deteksi dini dalita stunting di Kecamatan Katingan Tengah (Doctoral dissertation, Poltekkes Palangka Raya).
Kemenkes RI. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2022. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI
Kemenkes RI. (2024). Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI
Marlenywati, M., & Sinaga, T. (2025). Refreshing pelatihan kader dalam upaya pencegahan stunting Di Desa Limbung. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 6(1), 342-347
Masita, E. D., Dewi, U. M., Munjidah, A., Noviyanti, H., Putri, P. H., & Agustina, H. (2023). Pemberdayaan kader kesehatan dan tutor sebaya stunting sebagai upaya pencegahan stunting dan pengelola stunting center. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (Vol. 3, No. 1, pp. 573-580).
Mulyani, Y., Susilawati, E., Helena, D. F., Triandini, I. G. A. A. H., & Husein, H. (2023). Peningkatan kesehatan remaja menyongsong keluarga sehat dan zero stunting dengan yuk café di desa cikahuripan. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(2), 860-865.
Pratidina, E., Kartikawati, S. L., Marpaung, D. F. H., Putra, H. M., Anissaniwaty, M., & Ziska, R. (2023). Cegah stunting melalui optimalisasi peranan orang tua dan kreasi cemilan sehat. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(9), 3745-3757.
Tumenggung, I., Talibo, S. D., & Naway, F. (2023). Pengaruh pelatihan penyegaran kader terhadap peningkatan pengetahuan kader posyandu. Journal Health and Nutritions, 9(1), 1-6.
WHO. (2024). Joint child malnutrition estimates. website: https://www.who.int/data/gho/data/themes/topics/joint-child-malnutrition-estimates-unicef-who-wb
WHO. (2025). Global nutrition targets 2025: stunting policy brief. Website: https://www.who.int/publications/i/item/WHO-NMH-NHD-14.3
Yuliani, M., Mulyani, Y., Mulyati, I., Wahyudi, F. M., & Wahdana, W. (2025). Penyegaran kader posyandu melalui edukasi dan pelatihan antropometri untuk mendukung upaya pencegahan stunting. Jurnal Medika: Medika, 4(4), 1428-1434.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


