MEKANISME KOPING PASIEN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PASCA STROKE DI RUMAH SAKIT MUTIARA BUNDA TULANG BAWANG

Authors

  • Muhammad Prayogi Rumah Sakit Mutiara Bunda
  • Andri Yulianto Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Keywords:

Mekanisme Koping, Kualitas Hidup, Pasca Stroke

Abstract

Stroke merupakan penyakit kronis yang menimbulkan dampak fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan, sehingga berpotensi menurunkan kualitas hidup penderitanya. Salah satu faktor internal yang krusial dalam menentukan tinggi rendahnya kualitas hidup adalah mekanisme koping, yaitu strategi adaptasi pasien dalam menghadapi perubahan kondisi kesehatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mekanisme koping dengan kualitas hidup pasien pasca stroke di RS Mutiara Bunda Tulang Bawang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain non-eksperimental melalui pendekatan korelasional dan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien pasca stroke di RS Mutiara Bunda dengan jumlah sampel sebanyak 36 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi kuesioner mekanisme koping (20 item) dan kuesioner Stroke Specific Quality of Life (SS-QOL) (33 item). Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki mekanisme koping adaptif (55,6%) dan kualitas hidup yang baik (52,8%). Berdasarkan uji Chi-Square, diperoleh nilai p-value sebesar 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara mekanisme koping dengan kualitas hidup pasien pasca stroke. Peneliti menyarankan agar pihak rumah sakit mengintegrasikan dukungan psikososial ke dalam asuhan keperawatan untuk membantu pasien mengubah koping maladaptif menjadi adaptif melalui edukasi dan motivasi guna mencapai kualitas hidup yang optimal.

References

Anisya, D., Saraswati, L. D., & Ginandjar, P. (2022). Faktor risiko dan kejadian stroke di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 10(5), 602–608.

Bunga Ardyani, N., & Gusrina Komara Putri, R. (2021). Mekanisme koping pada pasien dengan penyakit kronis. Indonesian Journal of Nursing Scientific, 1(1), 43–50

Henry, M., et al. (2017). Coping strategies and quality of life in chronic illness patients. Journal of Health Psychology, 22(1), 1-10.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018. Jakarta: Kemenkes RI.

Nasrullah, D., Natsir, M., & Rohayati, R. (2019). Dampak psikologis pada pasien pasca stroke. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 4(2), 174–180.

Rahmawati, S., Hadi, N., & Adinda, S. (2024). Analisis kualitas hidup pasien stroke pada konteks pelayanan kesehatan lokal. Jurnal Ilmu Keperawatan, 12(2), 145–158.

Risnawati, W. A. S. (2021). Asuhan keperawatan pada pasien terminal illness (stroke) dengan masalah keperawatan ansietas di RSUD Wonosari [Karya Tulis Ilmiah]. Yogyakarta: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Saputri, Y. W., Rhodinia, S., & Setiawan, B. (2024). Dampak globalisasi terhadap perubahan gaya hidup di Indonesia. Maximal Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan, 1(5), 208–217.

Sasono, M., & Andre, U. S. (2022). Edukasi kesehatan tentang perawatan lansia dengan kejadian stroke. Indonesian Journal of Community Service, 2(2), 188–193.

Utami, L. P. D., & Suardana, I. W. (2022). Mekanisme koping dan adaptasi pada pasien pasca stroke. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 5(1), 24–35

WHOQOL Group. (2012). Development of the World Health Organization WHOQOL-BREF quality of life assessment. Geneva: World Health Organization.

Wilson, I. B., & Cleary, P. D. (1995). Linking clinical variables with health-related quality of life: A conceptual model of patient outcomes. JAMA, 273(1), 59–65.

World Health Organization. (2016). Global Health Estimates: Leading causes of death and disability. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2026-05-19

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.