REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM KUMPULAN LAGU KARYA BERNADYA: TINJAUAN KRITIK FEMINISME DAN TEORI REPRESENTASI STUART HALL

Authors

  • Sylvia Friska Dara Citra Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
  • Veria Septianingtias Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
  • Siti Fitriati Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Keywords:

Representasi Perempuan, Kritik Feminisme, Stuart Hall, Lirik Lagu, Bernadya.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi perempuan dalam kumpulan lagu karya Bernadya pada album Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan dan Terlintas berdasarkan perspektif kritik feminisme serta teori representasi Stuart Hall. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi terhadap lirik lagu sebagai objek penelitian. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan penggalan lirik yang merepresentasikan pengalaman perempuan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Analisis dilakukan melalui dua tahapan, yaitu proses encoding untuk mengidentifikasi konstruksi makna yang dibangun Bernadya dalam lirik lagu serta proses decoding untuk menjelaskan kemungkinan pemaknaan pendengar berdasarkan posisi dominan, negosiasi, dan oposisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan direpresentasikan sebagai subjek yang mengalami dinamika emosional akibat relasi personal yang timpang, namun secara bertahap berkembang menjadi individu yang memiliki kesadaran diri, kemampuan reflektif, dan kemandirian emosional. Album Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan lebih banyak merepresentasikan perempuan dalam fase keterlukaan, kehilangan, dan ketidakadilan relasi, sedangkan album Terlintas menghadirkan representasi perempuan yang lebih berdaya melalui proses penerimaan diri dan rekonstruksi identitas. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa lirik lagu Bernadya berfungsi sebagai media representasi pengalaman perempuan sekaligus ruang kritik terhadap budaya patriarki melalui konstruksi makna yang dibangun dalam teks lagu.

References

Alfandi, A. D. (2023). Representasi Perempuan Dalam Lirik Lagu Dangdut Top Rita Sugiarto (Bunga Pengantin, Dua Kursi, Tersisih, Kuingin). Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 346-354.

Muyassaroh, M. (2021). Dimensi Gender dalam Novel-novel Indonesia Periode 1920–2000-an Berdasarkan Kajian Kritik Sastra Feminis. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 7(2), 366–387.

Salsabila, J. (2025). Cinta dan Perempuan: Analisis Wacana Berbasis Korpus Lagu Dangdut dan Pop Indonesia. Jurnal Riset Komunikasi (JURKOM), 8(1), 85-105.

Sema, D. (2021). Mendengarkan dan Memahami Musik. Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni, 4(1), 82-94.

Setyo, R. P. (2024). Representasi dan Makna dalam Teori Stuart Hall. Jurnal Kajian Budaya dan Media, 3(2), 20–30.

Wibowo, B. A. (2022). Feminisme Indonesia, Karmawibangga: Historical Studies Journal.

Downloads

Published

2026-01-31

Issue

Section

Articles