DUKUNGAN SOSIAL DAN STATUS GIZI REMAJA SOCIAL SUPPORT AND NUTRITION STATUS ADOLECENT

Authors

  • Rani Ardina STIKes Muhammadiyah Pringsewu

DOI:

https://doi.org/10.52657/jik.v5i10.1136

Keywords:

dukungan sosial, remaja, status gizi

Abstract

Status gizi ialah ukuran kondisi tubuh seseorang yang dilihat dari konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi di dalam tubuh. Proses pertumbuhan dan perkembangan pada masa remaja menyebabkan kebutuhan asupan nutrisi melalui makanan yang lebih besar dari masa anak-anak. Remaja sebagai kelompok berisiko, dapat terhindar dari masalah kesehatan dengan mengelola faktor – faktor risiko yang terdapat pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan status gizi remaja. Desain yang digunakan deskriptif korelasional pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan cluster proportional 107 remaja kelas 7 dan 8 SMP. Hasil menunjukkan tidak ada hubungan bermakna dukungan sosial dengan status gizi remaja (p> 0,005), namun berkontribusi untuk meningkatkan status gizi normal pada remaja ( OR=1,176; 95%CI =0,529-2,614). Dukungan sosial dapat mempredisksi status gizi normal pada remaja. Akan tetapi banyaknya faktor yang berpengaruh terhadap status gizi juga berpengaruh terhadap perilaku pemenuhan gizi pada remaja.

References

Adicondro, N., Purnamasari, A. (2011). Efikasi diri, dukungan sosial keluarga dan self regulated learning pada siswa kelas viii, (1).

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Jakarta.

Batubara, Jose RL. (2010). Adolescent Development (Perkembangan Remaja) Departemen Ilmu Kesehatan Anak, RS Dr Cipto Mangunkusumo, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Sari Pediatri, 12, 21-29

Bardosono, S. (2011) Masalah Gizi di Indonesi from

www.indonesia.digitaljournals.org.

Brown, Judith E., et al. (2011). Nutrition Through the life Cycle (4th ed). USA: Cengage Learning

Burns, N & Grove, S. (2009). The practice of nursing research: appraisal synthesis Rani, Dukungan sosial dan status gizi remaja and generation of evidence.

St. Louis Saunders Elsevier Centers for Disease Control and Prevention (CDC). (2009). National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES) : Anthropometry Procedures Manual from www.cdc.gov/nchs/data/nhanes/nhane s_07_08/manual_an.pdf.

______. (2013). Using the BMI-for-Age-Growth Chart. Diakses tanggal 20Maret 2016. http://www.cdc.gov/nccdphp/dnpa/gr

owthcharts/training/modules/module1/text/page 1a.htm

Depkes RI. (2012). Profil Kesehatan Provinsi DKI Jakarta from (www.depkes.go.id/Profil_Kes.Pr ov.DKIJakarta_2012).

Kemenkes RI.(2011).Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor:1995/Menkes/SK/XII/2010

Tentang Standar Antropometri Penilaian Status Gizi Anak. Jakarta: Dirjen Bina Gizi dan KIA

Kemenkes RI. (2013). Riset kesehatan dasar 2013. Jakarta: Balai Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan RI.

Kemenkes RI. (2014). Pedoman gizi seimbang. Jakarta: Dirjen Bina Gizi dan KIA

Kemenkes RI. (2015). Situasi Kesehatan Reproduksi Remaja 2015. Jakarta:

Pusat Data Dan Informasi Kementrian Kesehatan RI.

Stanhope. M.K & Lancaster, B.J. (2010). Public health nursing. St. Louis, MO: Mosby-Elsevier.

Stanhope. M.K & Lancaster, B.J. (2012). Public health nursing. St. Louis, MO: Mosby-Elsevier.

Downloads

Published

2016-07-10

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.