HUBUNGAN PUASA SUNAH DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS

Authors

  • Adetyafi Putratsany Universitas Aisyiyah Yogyakarta
  • Widaryati Widaryati Universitas Aisyiyah Yogyakarta
  • Dwi Prihatiningsih Universitas Aisyiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.52657/jik.v14i1.2663

Keywords:

Puasa sunah, Kadar gula darah, Diabetes melitus

Abstract

Diabetes melitus apabila tidak segera ditangani akan menyebabkan gangguan neuropati motorik, sensorik, atau otonom. Penderita diabetes melitus harus mengelola kadar gula darah dengan rutin melakukan pemeriksaan kadar gula darah, terapi insulin, dan mengonsumsi obat farmakologi. Pengontrolan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus dapat dilakukan dengan puasa sunah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis adanya hubungan antara puasa sunah dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional pada 88 responden dengan tehnik purposive sampling. Alat penumpulan data menggunakan lembar kuesioner singkat untuk mengidentifikasi kebiasaan puasa sunah dan menggunakan glucometer untuk mengukur kadar gula darah puasa. Analisis data menggunakan uji spearman-rank. Hasil penelitian menunjukkan kadar gula darah tidak normal 75 orang (85.2%) dan kadar gula darah normal 13 orang (14.8%). Kebiasaan puasa didapatkan kategori jarang 59 orang (67.0%), sedang 15 orang (17.0%), dan sering sebanyak 14 orang (15.9%). Hasil uji spearman-rank (p-value = 0.005) menunjukkan terdapat hubungan antara puasa sunah dengan kadar gula darah. Kesimpulan terdapat hubungan antara puasa dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Diharapkan pasien mampu mengendalikan kadar gula darah dengan melakukan puasa sunah, dan tetap mengonsumsi obat rutin atau terapi farmakologis.

Downloads

Published

2025-01-20

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.