EDUKASI PEMANFAATAN TERAPI KOMPLEMENTER: YOGA DAN MINDFULLNES BERBASIS ISLAMEDUKASI PEMANFAATAN TERAPI KOMPLEMENTER: YOGA DAN MINDFULLNES BERBASIS ISLAM

Authors

  • Farah Faadhila Prodi Kebidanan, Universitas Muhammadiyah Pringsewu, Indonesia
  • Analia Kunang Prodi Kebidanan, Universitas Muhammadiyah Pringsewu, Indonesia
  • Fuadah Fahrudiana Prodi Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Pringsewu, Indonesia

Keywords:

Menopause, Stress, Minndfulllnes, Kualitas, Tidur

Abstract

Menopause merupakan fase alami dalam kehidupan wanita yang ditandai dengan berhentinya siklus menstruasi dan menurunnya kadar hormon estrogen serta progesteron. Perubahan hormonal ini sering disertai keluhan fisik dan psikologis yang dapat menurunkan kualitas hidup. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang dapat diterapkan adalah terapi komplementer, meliputi yoga, mindfulness, akupresur, aromaterapi, dan herbal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan wanita menopause dalam memanfaatkan terapi komplementer sebagai upaya peningkatan kualitas hidup. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Pondok Lansia Gimbar Alam, Kabupaten Pringsewu, selama tiga minggu pada bulan Desember 2024 dengan enam kali pertemuan. Peserta terdiri dari 2 kelompok yang berjumlah 50-70 orang. Metode yang digunakan adalah partisipatif melalui penyuluhan, pelatihan praktik yoga dan mindfulness, serta pendampingan. Evaluasi dilakukan dengan pre-test, post-test, serta wawancara mendalam untuk menilai pemahaman dan manfaat yang dirasakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai menopause dan terapi komplementer, 80% melaporkan penurunan tingkat stres, 75% merasakan perbaikan kualitas tidur dan berkurangnya keluhan fisik, serta 70% berkomitmen melanjutkan praktik yoga dan mindfulness secara mandiri. Temuan ini mendukung bukti ilmiah bahwa terapi komplementer dapat menjadi alternatif efektif, aman, dan terjangkau dalam mengurangi keluhan menopause serta meningkatkan kualitas hidup. Program pengabdian ini diharapkan berkontribusi terhadap pemberdayaan wanita menopause dalam mengelola kesehatan secara holistik dan berkelanjutan

References

Duralde, E. R., Sobel, T. H., & Manson, J. E. (2023). Management of perimenopausal and menopausal symptoms. BMJ (Clinical Research Ed.), 382,e072612. https://doi.org/10.1136/bmj-2022-072612

Faturochman, Said Junaidi, A. S. (2020). Senam Yoga dapat Menurunkan Tingkat Kecemasan Wanita Pra Menopause. 5(2), 104. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jssf

Johnson, A., Roberts, L., & Elkins, G. (2019). Complementary and Alternative Medicine for Menopause. Journal of Evidence-Based Integrative Medicine, 24, 2515690X19829380. https://doi.org/10.1177/2515690X19829380

Kazemzadeh, R., Nikjou, R., Rostamnegad, M., & Norouzi, H. (2016). Effect of lavender aromatherapy on menopause hot flushing: A crossover randomized clinical trial. Journal of the Chinese Medical Association, 79(9), 489–492.https://doi.org/10.1016/j.jcma.2016.01.020

Khan, S. J., Kapoor, E., Faubion, S. S., & Kling, J.M. (2023). Vasomotor Symptoms During Menopause: A Practical Guide on Current Treatments and Future Perspectives. International Journal of Women’s Health, 15(January), 273–287. https://doi.org/10.2147/IJWH.S365808

Lee, E., Anselmo, M., Tahsin, C. T., Vanden Noven,M., Stokes, W., Carter, J. R., & Keller-Ross, M.L. (2022). Vasomotor symptoms of menopause,autonomic dysfunction, and cardiovascular disease. American Journal of Physiology. Heart and Circulatory Physiology, 323(6), H1270–H1280. https://doi.org/10.1152/ajpheart.00477.2022

Mehrnoush, V., Darsareh, F., Roozbeh, N., & Ziraeie, A. (2021). Efficacy of the Complementary and Alternative Therapies for the Management of Psychological Symptoms of Menopause: A Systematic Review of Randomized Controlled Trials. Journal of Menopausal Medicine, 27(3), 115–131. https://doi.org/10.6118/jmm.21022

Minkin, M. J. (2019). Menopause: Hormones, Lifestyle, and Optimizing Aging. Obstetrics and Gynecology Clinics of North America, 46(3),501–514. https://doi.org/10.1016/j.ogc.2019.04.008

Palacios, S., Stevenson, J. C., Schaudig, K., Lukasiewicz, M., & Graziottin, A. (2019). Hormone therapy for first-line management of menopausal symptoms: Practical recommendations. Women’s Health (London, England), 15, 1745506519864009.https://doi.org/10.1177/1745506519864009

Suprihatiningsih, F. A. H. dan T. (2018). Hubungan Syndrom Pre Menopause dengan Tingkat Stress pada Wanita Usia 40-45 Tahun. Jurnal Kesehatan Al-Irsyad (JKA), 11(1), 50–61.

Upadhyay, P., Narayanan, S., Khera, T., Kelly, L., Mathur, P. A., Shanker, A., Novack, L., Pérez-Robles, R., Hoffman, K. A., Sadhasivam, S. K., & Subramaniam, B. (2022). Perceived Stress, Resilience, and Wellbeing in Seasoned Isha Yoga Practitioners Compared to Matched Controls During the COVID-19 Pandemic. Frontiers in Public Health, 10, 813664. https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.813664

Weber, C., Fangauf, S. V, Michal, M., Ronel, J.,Herrmann-Lingen, C., Ladwig, K.-H., Beutel, M., Albus, C., Söllner, W., Perschel, F. H., de Zwaan, M., Fritzsche, K., & Deter, H.-C. (2022). Cortisol Awakening Reaction and Anxiety in Depressed Coronary Artery Disease Patients.Journal of Clinical Medicine,1(2).https://doi.org/10.3390/jcm1102037.

Downloads

Published

2025-10-30