PENGARUH RELAKSASI TARIK NAPAS DALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS WATES PRINGSEWU TAHUN 2025
Keywords:
Relaksasi napas dalam, penurunan tekanan darah, hipertensiAbstract
Hipertensi merupakan keadaan di mana suplai aliran darah pada dinding arteri lebih besar sehingga dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan seperti jantung. Penanganan yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadi komplikasi penyakit hipertensi yaitu teknik relaksasi tarik napas dalam. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh relaksasi tarik napas dalam terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Wates Pringsewu. Desain penelitian ini menggunakan Control Group Pretest dan Posttest dengan pendekatan pretest dan posttest. Responden penelitian adalah lansia yang mengalami hipertensi diambil menggunakan teknik total sampling sebanyak 28 lansia. Tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer terkalibrasi dan ditulis dalam lembar observasi. Analisis menggunakan Uji Statistik Wilcoxon Signed Ranks Test pada kelompok intervensi menunjukkan penurunan signifikan pada tekanan darah sistolik dengan p-value = 0,000 (<0,05) dan tekanan darah diastolik sebelum dan sesudah intervensi relaksasi tarik napas dalam, diperoleh pada hari pertama, kedua dan ketiga (p-value = 0,005; 0,004, dan 0,004). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pemberian relaksasi tarik napas dalam terhadap penurunan tekanan darah diastolik pada lansia penderita hipertensi. Kesimpulan terapi non-farmakologis (relaksasi nafas dalam) secara tepat dapat menurunkan tekanan darah pada pasien lansia dengan hipertensi.
References
Afifah, W. V., Pakki, K. I. B., & Asrianti, T. (2022). ARTIKEL RISET URL artikel : https://whj.umi.ac.id/index.php/whj/article/view/whj3107 Analisis Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Rapak Mahang Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara Departemen Epidemiologi , , 03(01), 59–72.
Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu. (2025). Profil Kesehatan Kabupaten Pringsewu Tahun 2025. Pringsewu: Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu.
Handayani Mangapi, Y., Sanjoita lamma, L., & Sampe Alang, E. (2022). Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Lembang Bori Ranteletok Kecamatan Sesean Kabupaten Toraja Utara. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 6(2), 169–181. https://doi.org/10.56437/jikp.v6i2.71
Hanifa, D. N. C., Fitriyanti, F., Azis, A., Ramlah, S. ., & Hairunisa, I. (2023). Penyuluhan Mendalam Tentang Hipertensi Pada Masyarakat Jalan Damai Kelurahan Sidodamai Samarinda. Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti), 4(1), 27. Diambil dari http://ejournal.unimugo.ac.id/EMPATI/article/view/992
Imam, B., & Leni, W. (2022). Pengaruh terapi relaksasi tarik nafas dalam terhadap penurunan tekanan darah pada hipertensi. Jurnal Medika Usada, 5(2), 51–57.
Irfan, & Nekada, C. D. (2018). Pengaruh Terapi Napas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Unit Abiyoso. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta, 5(2), 354–359. Diambil dari http://nursingjurnal.respati.ac.id./index.php./JKRY/index
Karim, N. A., Onibala, F., & Kallo, V. (2018). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Derajat Hipertensi pada Pasien Rawat Jalan di Wilayah Kerja Puskesmas Tagulandang Kabupaten Sitaro. Jurnal Keperawatan, 6(1), 1–6.
Kemenkes. (2019). Infodatin Hipertensi: Si Pembunuh Senyap. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.
Kusumo, M. prasetyo. (2020). Buku Lansia. Buku Lansia, (november), 64. Diambil dari https://id1lib.org/book/17513624/1d56ea
Mahfudhoh, F. (2023). Faktor Risiko Tidak Terkontrol Pada Penderita Hipertensi Di Dusun Jabung Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(9), 2425–2434. https://doi.org/10.58344/jmi.v2i9.462
Makawekes, E., Suling, L., & Kallo, V. (2020). Pengaruh Aktivitas Fisik Terhadap Tekanan Darah Pada Usia Lanjut 60-74 Tahun. Jurnal Keperawatan, 8(1), 83. https://doi.org/10.35790/jkp.v8i1.28415
Manongga. (2024). Journal of Public Health and Community, Gambaran Determinan Hipertensi di Puskesmas Amurang Kabupaten Minahasa Selatan Erick. Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine, 5(5), 30.
Masnina, R., & Setyawan, A. B. (2018). Terapi Relaksasi Nafas Mempengaruhi Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Lansia Dengan Hipertensi. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, 5(2), 119–128.
Murtiningsih, & julieta. (2025). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Kejadian HipertensiPada Lansia. Seroja Husada Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(5), 372–383. Diambil dari https://doi.org/10.572349/verba.v2i1.363
Parinduri, J. S. (2020). Pengaruh Tekhnik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sidangkal. Indonesian Trust Health Journal, 3(2), 374–380. https://doi.org/10.37104/ithj.v3i2.63
Primadewi, K. (2022). Pengaruh Terapi Relaksasi Tarik Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Desa Tihingan Banjarangkan Klungkung. Jurnal Medika Usada, 5(1), 51–57. https://doi.org/10.54107/medikausada.v5i1.127
Putri Dafriani. (2019). Pendekatan Herbal Dalam Menangani Hipertensi. Berkah Prima, 1–98.
Putro, D. U. H., Jumaiyah, W., & Zuryati, M. (2023). Teknik Relaksasi Napas Dalam dengan Kombinasi Dzikir Asmaul Husna terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(2), 1951–1964. https://doi.org/10.31539/jks.v6i2.5755
Rahayu, E. P., Ro’isah, R., & Hamim, N. (2023). Efektivitas Terapi Relaksasi Nafas Dalam Dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Sidomulyo Kecamatan Kotaanyar Kabupaten Probolinggo. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 2(9), 387–398. Diambil dari https://journal-mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/564
Retnaningsih, D., Retnaningsih, D., & Larasati, N. (2021). Peningkatan Pengetahuan Tentang Hipertensi Dengan Metode Pendidikan Kesehatan Di Lingkungan Masyarakat. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 378–382. https://doi.org/10.31004/cdj.v2i2.1683
Riskesdas. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf. Lembaga Penerbit Balitbangkes. Diambil dari https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf
Sari, Y. (2020). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi Pada Wanita Menopause di Desa Kayen Kidul Kecamatan Kayen Kidul Kabupaten Kedir. Jurnal Kebidanan-ISSN, 6(1), 21–25. https://doi.org/10.21070/midwiferia.v
WHO. (2023). Global report on hypertension. World Health Organization. (Vol. 01).
Wiranto, E., Tambunan, L. N., & Baringbing, E. P. (2023). Hubungan Pengetahuan dengan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Jekan Raya Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah. Jurnal Surya Medika, 9(1), 226–232. https://doi.org/10.33084/jsm.v9i1.5189
Yulendasari, R., & Djamaludin, D. (2021). Pengaruh pemberian teknik relaksasi Benson terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Holistik Jurnal Kesehatan, 15(2), 187–196. https://doi.org/10.33024/hjk.v15i2.4393
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


