PELATIHAN ASAH BILAH SEMBELIH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI JURU SEMBELIH HALAL BERBASIS PRINSIP IHSAN DI PRINGSEWU

Authors

  • Rahmat Efendi Fakultas Kesehatan,Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung
  • Afrizal Fakultas Syariah,Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung
  • Kholid Hidayatullah Fakultas Syariah, Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung
  • Gusti Adi Pranoto Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung

DOI:

https://doi.org/10.52657/bagimunegeri.v10i01.3635

Keywords:

Asah Pisau, Juru sembelih hewan, Ihsan, Kompetensi keterampilan, pengabdian masyarakat

Abstract

Kualitas penyembelihan halal tidak hanya ditentukan oleh pemahaman syariat, tetapi juga keterampilan teknis, khususnya dalam penggunaan alat sembelih yang tajam. Permasalahan yang sering ditemukan di masyarakat adalah rendahnya kemampuan juru sembelih dalam mengasah pisau secara benar, sehingga berpotensi memengaruhi kehalalan dan kesejahteraan hewan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan juru sembelih halal melalui pelatihan asah bilah sembelih berbasis prinsip ihsan. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Kegiatan dilaksanakan di Pringsewu dengan melibatkan peserta dari kalangan juru sembelih dan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait pentingnya ketajaman pisau dalam penyembelihan serta peningkatan keterampilan dalam teknik pengasahan yang tepat. Peserta mampu menentukan sudut pengasahan, menggunakan batu asah sesuai standar, serta menguji tingkat ketajaman pisau secara mandiri. Luaran kegiatan berupa peningkatan kompetensi peserta dan tersedianya alat pendukung praktik yang dapat digunakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang penyembelihan halal serta berkontribusi terhadap peningkatan standar praktik penyembelihan yang sesuai dengan prinsip syariat dan kesejahteraan hewan.

References

Abdullah, M. (2021). Halal slaughtering practices and animal welfare. Journal of Islamic Studies, 15(2), 120–135.

Ahmad, R., & Karim, S. (2022). The role of training in improving technical skills. International Journal of Education, 10(1), 45–60.

Ali, H. (2020). Halal food and consumer trust. Food Research Journal, 8(3), 200–210.

Hasan, Z. (2023). Islamic perspective on animal welfare. Journal of Sharia Studies, 12(1), 55–70.

Kementerian Agama RI. (2021). Pedoman Juru Sembelih Halal. Jakarta.

Latif, A. (2022). Competency-based training model. Education Journal, 9(2), 90–105.

Nurhadi, M. (2021). Teknik penyembelihan halal modern. Bandung: Alfabeta.

Rahman, F. (2023). Experiential learning in vocational training. Journal of Learning, 11(1), 30–44.

Sari, D. (2022). Food safety and halal assurance. Journal of Food Science, 14(2), 150–165.

Yusuf, M. (2024). Improving slaughterhouse practices. International Journal of Halal Research, 5(1), 10–25.

Downloads

Published

2026-06-29

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.