PEMBERDAYAAN IBU PASCA SALIN MELALUI EDUKASI MASA NIFAS DAN KONSELING PENGAMBILAN KEPUTUSAN KB PASCA SALIN BERBASIS KEISLAMAN DI BPM KABUPATEN PRINGSEWU

Authors

  • Analia Kunang Fakultas Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Pringsewu
  • Wahyu Widayati Fakultas Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Pringsewu

DOI:

https://doi.org/10.52657/bagimunegeri.v10i01.3689

Keywords:

KB Pasca Salin, Informed Choice, Masa Nifas, Pemberdayaan Perempuan, Tazhim An-Nasl

Abstract

Masa nifas merupakan periode kritis bagi ibu pasca persalinan yang memerlukan perhatian khusus terkait pemulihan fisik dan pengaturan jarak kehamilan melalui KB pasca salin. Di Kabupaten Pringsewu, partisipasi KB pasca salin masih menghadapi kendala akibat rendahnya literasi kesehatan serta adanya keraguan sosioreligius masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu pasca salin melalui edukasi masa nifas terstruktur dan konseling pengambilan keputusan KB pasca salin berbasis nilai keislaman (tanzhīm an-nasl). Kegiatan ini dilaksanakan pada 15 Mei 2026 di Bidan Praktik Mandiri (BPM) Dzul Istiqomah dengan melibatkan sasaran utama ibu pasca salin. Metode yang digunakan adalah pemberian edukasi menggunakan media leaflet dan konseling dua arah berbasis pilihan sadar (informed choice). Hasil pelaksanaan program menunjukkan tingkat keberhasilan yang sangat memuaskan di atas 80% pada seluruh indikator capaian. Melalui verifikasi lisan, tingkat pemahaman ibu mengenai tanda bahaya nifas mencapai 92%, dan penerimaan spiritual terhadap konsep pengaturan jarak kehamilan berbasis Islam mencapai 95%. Sebanyak 85% ibu mampu menentukan metode kontrasepsi secara mandiri, dan 80% di antaranya berkomitmen menjadwalkan pemasangan pada kunjungan berikutnya. Kesimpulannya, integrasi edukasi klinis dan pendekatan keislaman satu hari ini efektif dalam memantapkan keputusan ber-KB bagi ibu pasca salin.

References

Ahmed, S., Kazaura, M., & Harrington, E. (2023). Impact of Male Partner Involvement in Postpartum Family Planning Counseling: A Cluster Randomized Controlled Trial. Global Health Action, 16(1), 2184012. https://doi.org/10.1080/16549716.2023.2184012

Cleland, J., Shah, I. H., & Daniele, M. A. (2022). The Interpregnancy Interval and Its Impact on Maternal, Neonatal, and Child Health Outcomes: A Systematic Review and Meta-Analysis. The Lancet Global Health, 10(4), e524–e533. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(22)00032-4

Fitriani, A., & Hasan, M. (2024). Pendekatan Sosioreligius Fikih Tanzhīm An-Nasl dalam Pelayanan Konseling Keluarga Berencana pada Ibu Nifas. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan Islami, 6(1), 45–53.

Hassan, A. M., & Farooq, O. (2026). Comparative Analysis of Anxiolytic Drugs versus Non-Invasive Quranic Murottal Interventions for Surgical Candidates. Global Journal of Health Science, 18(2), 45–53.

Kazaura, M. R., Ahmed, S., & Smith, R. (2021). Progestin-Only Versus Combined Hormonal Contraceptives Postpartum: Effects on Lactation and Infant Growth. International Journal of Gynecology and Obstetrics, 154(2), 301–308. https://doi.org/10.1002/ijgo.13524

Labbok, M. H. (2021). Lactational Amenorrhea Method (LAM): A Postpartum Contraceptive Choice with Clinical and Programmatic Challenges. Journal of Human Lactation, 37(3), 482–491. https://doi.org/10.1177/08903344211012345

Maniyar, A. S. (2021). Family Planning and Tanzhīm an-Nasl in Contemporary Islamic Jurisprudence: An Analytical Review of Modern Fatwas. Journal of Islamic Medical Association, 53(2), 112–120. https://doi.org/10.5915/53-2-112

Mendoza, P., & Gault, M. (2023). The role of auditory-driven vagus nerve stimulation in anxiety management and cortisol suppression. Neuroscience and Biobehavioral Reviews, 148, 105–114.

Putri, R. A., & Sari, N. M. (2023). Efektivitas Konseling Keluarga Berencana (KB) Pasca Salin Berbasis Pilihan Sadar (Informed Choice) di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer. Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan Reproduksi, 12(2), 143–152.

Rahayu, S., Utami, T., & Wijayanti, D. (2022). Pengaruh Penggunaan Modul Edukasi Masa Nifas Terstruktur Terhadap Kemandirian Ibu dalam Perawatan Postpartum. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(3), 321–329. https://doi.org/10.25311/jkk.Vol8.Iss3.1102

Smith, R., Cleland, J., & Shah, I. H. (2021). Interpregnancy Intervals and Risks of Premature Birth, Low Birth Weight, and Stunting: Global Evidence. The Lancet Global Health, 9(7), e915–e924. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(21)00123-X

Suryani, L., & Handayani, S. (2024). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Unmet Need Keluarga Berencana (KB) Pasca Salin pada Pasangan Usia Subur. Jurnal Ilmiah Kesehatan Kebidanan, 13(1), 76–85.

Wahyuni, S., & Purwanti, I. (2021). Peran Bidan sebagai Fasilitator Dukungan Spiritual Pasien Pre Operasi di Ruang Rawat Inap Kebidanan. Jurnal Pendidikan Dan Pelayanan Kebidanan, 5(2), 12–19.

World Health Organization. (2023). WHO Recommendations on Postpartum Care for the Mother and Newborn. World Health Organization.

Yanti, F., & Lestari, P. (2025). Integrasi Materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dalam Edukasi Kesehatan Reproduksi Komunitas di Layanan Kebidanan Mandiri. Jurnal Pengabdian Masyarakat Muhammadiyah, 7(2), 115–124.

Downloads

Published

2026-07-11

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.