PENGARUH EDUKASI KESEHATAN MELALUI METODE SIMULASI TERHADAP PENGETAHUAN ORANGTUA DALAM PENCEGAHAN RESIKO KEJANG

Authors

  • Okva Hikma Kesumasari Universitas Malahayati Bandar Lampung, Lampung, Indonesia
  • M. Ricko Gunawan Universitas Malahayati Bandar Lampung, Lampung, Indonesia
  • Dewi Kusumaningsih Universitas Malahayati Bandar Lampung, Lampung, Indonesia
  • M. Arifki Zainaro niversitas Malahayati Bandar Lampung, Lampung, Indonesia

Keywords:

Edukasi, Simulasi, Pengetahuan Orangtua, Kejang demam

Abstract

Latar belakang: Kejang demam merupakan kondisi gawat darurat yang sering terjadi pada anak balita, terutama saat demam tinggi tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Banyak orangtua masih memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai cara pencegahan dan penanganannya. Kurangnya informasi dan edukasi menjadi salah satu faktor utama penyebab keterlambatan penanganan. Tujuan: Diketahui pengaruh edukasi kesehatan melalui metode simulasi terhadap pengetahuan orangtua dalam pencegahan resiko kejang di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang Kota Bandar Lampung Tahun 2025. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian ini sebanyak 40 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji t-test berpasangan. Hasil: Uji t-test menunjukkan nilai p-value = 0,001 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi kesehatan melalui metode simulasi terhadap peningkatan pengetahuan orangtua dalam mencegah kejang demam pada anak. Kesimpulan: Terdapat pengaruh edukasi kesehatan melalui metode simulasi terhadap pengetahuan orangtua dalam pencegahan resiko kejang di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang Kota Bandar Lampung Tahun 2025.

References

Adethia, K., Noviana, E., Damanik, L. P. U., Pitaloka, D., & Yun, D. C. (2024). Pengaruh metode simulasi terhadap pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama pada kejang pada anak di Desa Kutakerangan Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Aceh Singkil Provinsi Aceh Tahun 2024. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 2(4), 241–247.

Anggraini, D., & Hasni, D. (2022). Kejang demam. Scientific Journal, 1(4), 327–333.

Fatimah Sundari, B. (2024). Hubungan pengetahuan dan sikap orang tua terhadap penanganan kejang demam pada anak balita usia 1–5 tahun di Rumah Sakit Pindad Bandung (Skripsi, Universitas Mohammad Husni Thamrin).

Hendrila, S. P., Sukmaningtyas, W., & Firdaus, E. K. (2024). Edukasi kesehatan tentang penanganan pertama kegawatdaruratan kejang demam pada anak di Desa Ledug. Jurnal Inovasi Global, 2(10), 1462–1477.

Ikhwan, A. (2017). Metode simulasi pembelajaran dalam perspektif Islam. Istawa: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 1–34.

Indrayati, N., & Haryanti, D. (2019). Description of parents’ ability in the first handling of fever chance in age children pendahuluan. Gambaran Kemampuan Orangtua dalam Penanganan Pertama Kejang Demam pada Anak Usia, 9, 149–154.

Karnia, N., Lestari, J. R. D., Agung, L., Riani, M. A., & Pratama, M. G. (2023). Strategi pengelolaan kelas melalui penerapan metode role playing dalam meningkatkan partisipasi siswa di kelas 3 MI Nihayatul Amal 2 Purwasari. Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP, 4(2), 121–136.

Kusyani, A., Robiyah, A., & Nisa, D. K. (2022). Asuhan keperawatan anak dengan kejang demam dan diare. Penerbit NEM.

Maghfirah, M., & Namira, I. (2022). Kejang demam kompleks. AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh, 8(1), 71–80.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Paizer, D., & Yanti, L. (2022). Pengetahuan dan tindakan ibu tentang penatalaksanaan kejang demam pada anak. Jurnal Gawat Darurat, 4(2), 155–160.

Pangesti, N. A., & Atmojo, B. S. R. (2020). Penerapan kompres hangat dalam menurunkan hipertermia pada anak yang mengalami kejang demam sederhana. Nursing Science Journal (NSJ), 1(1), 29–35.

Puspitasari, J. D., Nurhaeni, N., & Allenidekania, A. (2020). Edukasi meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu dalam pencegahan kejang demam berulang. Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI), 4(3), 124–137.

Saputro, W. W., & Jadmiko, A. W. (2017). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode simulasi terhadap pengetahuan dan sikap tentang pertolongan pertama pada kecelakaan di SMK Negeri 1 Mojosongo Boyolali (Disertasi doktoral, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Trisutrisno, I., Hasnidar, H., Lusiana, S. A., Simanjuntak, R. R., Hadi, S., Sianturi, E., ... & Sofyan, O. (2022). Pendidikan dan promosi kesehatan. Yayasan Kita Menulis.

Vionita, I. (2021). Pengaruh simulasi gawat darurat terhadap sikap orang tua dalam penanganan kejang demam anak di Dusun Ngampel, Bancar, Tuban (Skripsi Sarjana, Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan).

Wawan, A., & Dewi, M. (2019). Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap dan perilaku manusia (hlm. 12). Yogyakarta: Nuha Medika.

Yasmin, S., Maulanza, H., & Fatricia, M. (2022). Faktor risiko kejang demam pada pasien anak di RSIA Bekasi. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 3, 9.

Yunerta, O. (2021). Tatalaksana kejang demam. Jurnal Kedokteran Nanggroe Medika, 4(4), 20–29.

Downloads

Published

2026-07-15

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.