PEMBERDAYAAN IBU MELALUI EDUKASI GIZI ISLAMI CEGAH STUNTING DAN WASTING

Authors

  • Kirana Aulia Putri rodi Kebidanan, Universitas Muhammadiyah Pringsewu, Indonesia
  • Nurwinda Saputri Prodi Kebidanan, Universitas Muhammadiyah Pringsewu, Indonesia
  • Tyas Febriana Prodi Kebidanan, Universitas Muhammadiyah Pringsewu, Indonesia
  • Hadi Kurniawan Prodi Manajemen Informasi Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Pringsewu, Indonesia

Keywords:

Edukasi Gizi Islami, Stunting, Wasting, Ibu, Pemberdayaan

Abstract

Stunting dan wasting masih menjadi masalah gizi pada balita yang dipengaruhi oleh rendahnya literasi gizi, pola asuh, dan pengetahuan ibu. Pendekatan edukasi gizi berbasis nilai islami dipandang strategis untuk meningkatkan perilaku pemberian makan yang sehat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan ibu balita melalui edukasi gizi islami untuk mencegah stunting dan wasting. Metode yang digunakan adalah pendekatan pemberdayaan dengan desain one group pre-post test pada 36 ibu balita usia 12–59 bulan di Posyandu Puskesmas Rejosari selama Januari–Februari 2026. Intervensi meliputi edukasi gizi islami dan demonstrasi olahan madu, susu, dan kurma, dengan instrumen kuesioner pengetahuan dan pengukuran antropometri. Hasil menunjukkan sebelum intervensi 58% responden berpengetahuan kurang, setelah intervensi meningkat menjadi 89% berpengetahuan baik dengan p-value 0,003. Status gizi awal ditemukan 11,1% stunting dan 8,3% wasting, dan belum terdapat perubahan antropometri signifikan setelah satu minggu, namun terjadi perbaikan pola makan balita. Pembahasan menunjukkan integrasi nilai islami efektif meningkatkan kesadaran dan perilaku ibu dalam pemberian nutrisi, didukung media edukasi dan demonstrasi langsung. Kesimpulannya, edukasi gizi islami secara signifikan meningkatkan pengetahuan ibu dan berpotensi sebagai upaya preventif penurunan stunting dan wasting, meskipun perubahan status gizi memerlukan waktu lebih panjang.

References

Akram, A., Robbi, M., Faiq, M., Sharin, M.,

Subri, I. M., Islam, P., Sarjana, C., Islam, U.,

Sains, U., & Progress, A. (2022). Analisis ‘

Illah Hukum Terhadap Hadis Perubatan

Nabawi Berkaitan Habbatussauda , Madu ,

Susu. 7(1), 32–40.

Arlovi, I. S., SRW, D. W., Angraini, D. I., &

Imanto, M. (2021). Hubungan Faktor

Sosiodemografi terhadap Status Gizi Anak

SD Negeri 1 Pringsewu Selatan. Medula,

11(1), 157–161.

Atalia Pili Mangngi. (2026). Childhood Stunting as a Public Health Problem and its

Prevention Interventions: A Literature

Review. International Journal of Health and

Medicine, 3(1), 39–48. https://doi.org/10.62951/ijhm.v3i1.595

Ayu, I., & Wira, D. (2025). Efektivitas

Penyuluhan Kesehatan Berbasis Adat dan

Agama dalam Pencegahan Stunting di Desa

Adat di Bali. 5(1), 48–57.

De Costa, A. (n.d.). A Trial Of Different

Nutritional Supplements And Subsequent

Support To Secure And Sustain The

Recovery Of Moderately Undernourished

Young Children Recovering From An

Illness. In http://isrctn.com/. https://doi.org/10.1186/ISRCTN53213318

Hutagaol, R., & Marlinda, E. (2025). Improving Specific Nutrition : The Role of Social and Religious Factors in Rural Areas of South Kalimantan Province in Indonesia.

Ismayanty, D., Mahmudah, R., & Avicenna, E.

(2025). Perbandingan Efektivitas Pemberian Madu Randu dan Sari Kurma terhadap Peningkatan Nafsu Makan Balita Stunting Comparison of the Effectiveness of Giving Randu Honey and Date Juice in Increasing Appetite of Stunting Toddlers.12(2), 205–212.

Julita, & Murwiati, A. (2026). Socio-Economic

Determinants of Stunting Prevalence Toddlers in Regencies/Cities on Lampung

Province 2018- 2024. Jurnal Ekonomika

Dan Bisnis (JEBS), 6(1), 131–138. https://doi.org/10.47233/jebs.v6i1.4366

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, B. K. P.K. (BKPK). (2025). Data Prevalensi

Stunting Nasional Tahun 2024. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK).

https://kemkes.go.id/id/ssgi-2024-

prevalensi- stunting-nasional-turun-

menjadi-198

Magdalena, M., & Martiana, S. (2026). The

Effect of Islamic Spiritual-Based Education on Mothers Attitudes About Overcoming Stunting in Gegerbitung Village , Sukabumi Regency. 7(2), 670–

681.

Major-smith, D., Morgan, J., Emmett, P.,

Golding, J., & Northstone, K. (2023).

Associations between religious /

spiritual beliefs and behaviours and

dietary patterns : analysis of the

parental generation in a prospective

cohort study ( ALSPAC ) in Southwest

England. 26(12), 2895– 2911.

https://doi.org/10.1017/S136898002300

1866

Septiasari, Y., Saputri, N., & Hasyim, D. I.

(2025). Riwayat Anemia Dan Usia Kehamilan Dengan Kejadian Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Pringsewu. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(2), 245–255. https://doi.org/10.52657/jik.v14i2.3028

Tessema, K. F., & Yihune, M. (2025). Socio-

Cultural Barriers Affecting Women's

Decision on Child Feeding in Rural South Ethiopia : Perspectives of Caregivers and Key Figures. June, 1–15.https://doi.org/10.1177/2158244025133

9887

Trimaja, N. T., Mahmudiono, T., & Indriani,

D. (2024). Factors Related To Feeding Practices Of Mothers To Prevent Stunting Based On Social-Cognitive Theory Construct : A Scoping Review. 28(October), 282–292.

https://doi.org/10.29063/ajrh2024/v28i

10s.32

Wahyuni, F. C., Karomah, U., Basrowi, R.

W., Sitorus, N. L., Lestari, L. A. (2023). Hubungan Literasi Gizi dan Pengetahuan Gizi terhadap Kejadian Stunting : A Scoping Review The Relationship between Nutrition

Literacy and Nutrition Knowledge with

the Incidence of Stunting : A Scoping Review. 7(3), 71–85. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i3SP.

2023.71- 85

Downloads

Published

2026-04-30

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.