Konseling Keluarga dengan Metode Solution focused therapy untuk Meningkatkan Pola Komunikasi dalam Keluarga

Authors

  • Aisyah Putri Rawe Mahardika Universitas Teknologi Sumbawa

DOI:

https://doi.org/10.52657/jfk.v12i1.3196

Keywords:

circular causality, konseling, pola komunikasi, solution focused

Abstract

Komunikasi dalam keluarga membuka hubungan yang baik antar anggota keluarga. Pada kasus ini terdapat ibu dan anak yang memiliki permasalahan hubungan yang kurang baik dikarenakan adanya komunikasi yang tidak efektif dalam keluarga. Terbentuknya masalah keluarga dapat dijelaskan dengan circular causality yang memiliki prinsip melingkar dimana permasalahan saling mempengaruhi dan menciptakan masalah pola interaksi dalam keluarga. Perilaku ibu yang seringkali menegur anak dengan kasar membuat anak tidak suka dan balik membentak ibu sehingga membuat ibu menjadi tambah marah dan pertengkaran tidak dapat dihindari. Hal ini terus terjadi membuat komunikasi yang kurang baik antara ibu dan anak. Metode asesmen yang digunakan ialah wawancara, observasi, skala Parenting- Adolescent Communication Scale (PACS) dan skala Sacks Sentence Completion Test (SSCT). Untuk memperbaiki poka komunikasi antar ibu dan anak menggunakan konseling dengan metode solution focused therapy yang disusun enam sesi konseling. Hasil metode ini dapat memperbaiki pola komunikasi klien dengan menerapkan solusi-solusi yang dijalankan secara konsisten. Ibu mencoba berbicara lebih lembut membuat intensitas marah-marah dapat berkurang, tidak lagi menggunakan kata-kata kasar dan tidak memukul anak. Anak menjadi lebih mandiri dan perilaku membangkang anak yang selama ini dikeluhkan dapat berkurang.

References

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders. In Arlington (5th ed.). New School Library. https://doi.org/10.1176/appi.books.9780890425596.744053

Barokah, A. L., Marini, D. S., Widuri, E. L., & Hidayati, E. (2023). Pengaruh Program Psikoedukasi “Keluarga Harmonis” Terhadap Resiliensi Keluarga. Al-Isyraq : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Dan Konseling Islam , 6(1), 93–104.

Corcoran, J., & Pillai, V. (2009). A review of the research on solution-focused therapy. British Journal of Social Work, 39(2), 234–242. https://doi.org/10.1093/bjsw/bcm098

Greenberg, G., Ganshorn, K., & Danilkewich, A. (2001a). Solution-focused therapy Counseling model for busy family physicians. Canadian Family Physcian, 47, 2289–2295.

Greenberg, G., Ganshorn, K., & Danilkewich, A. (2001b). Solution-focused therapy. Counseling model for busy family physicians. Canadian Family Physician, 47(NOV.), 2289–2295.

Jamil, N., Bauto, L. O. M., & Sarpin. (2025). Fungsi Keluarga dalam Mencegah Pergaulan Bebas pada Remaja (Studi di Desa Kabawalole Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton). Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi, 2(1), 137–144.

Kelledy, L., & Lyons, B. (2019). Circular Causality in Family Systems Theory. Encyclopedia of Couple and Family Therapy, 431–434. https://doi.org/10.1007/978-3-319-49425-8_248

Nuroniyah, W. (2023). PSIKOLOGI KELUARGA. CV Zenius Publisher.

Putri Agustina, A. (2023). Perubahan Pola Komunikasi Keluarga di Era Digital. GLOBAL KOMUNIKA, 73.

Shojaee, S., Khakhaninejad, M. S., & Najafi, M. (2018). Family communication patterns of individuals with and without disabilities. Health Psychology Research, 6(1), 1. https://doi.org/10.4081/hpr.2018.7080

Simon, J. (2010). Solution focused practice in end of life & grief counseling. Springer Publishing Company.

Trepper, T. S. (2012). Solution-focused brief therapy with families. Asia Pacific Journal of Counselling and Psychotherapy, 3(2), 137–148. https://doi.org/10.1080/21507686.2012.718285

Downloads

Published

2026-01-08

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.